Artikel Ilmiah : A1C010015 a.n. HARI CIPTA GUMILANG
| NIM | A1C010015 |
|---|---|
| Namamhs | HARI CIPTA GUMILANG |
| Judul Artikel | KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI PEMBESARAN IKAN GURAMI TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecamatan Sokaraja merupakan daerah yang memiliki jumlah produksi ikan gurami konsumsi terbesar di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usahatani pembesaran ikan gurami di Kecamatan Sokaraja. 2) Besarnya pendapatan petani ikan diluar usahatani pembesaran ikan gurami di Kecamatan Sokaraja. 3) Besarnya kontribusi usahatani pembesaran ikan gurami terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Sokaraja. Penelitian ini dilakukan di Desa Kalikidang, Desa Lemberang, Desa Banjarsari Kidul dan Desa Klahang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas pada bulan Juni 2015 sampai dengan Juli 2015. Pengambilan data secara simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 32 orang. Analisis data yang digunakan analisis biaya dan pendapatan, analisis kontribusi input (factor share), analisis kontribusi pendapatan (income share), dan analisis R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan usaha pembesaran ikan gurami di Kecamatan Sokaraja dilakukan menggunakan kolam tanah. Hasil produksi ikan gurami konsumsi dijual ke tengkulak daerah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Purwokerto. Produksi ikan gurami konsumsi yang dihasilkan petani di Kecamatan Sokaraja rata-rata setiap 6 bulan adalah 359,69 kg. Analisis biaya, penerimaan dan pendapatan per periode produksi (6 bulan) pada tahun 2015 menunjukkan bahwa rata-rata biaya sebesar Rp9.204.394,27, penerimaan sebesar Rp10.438.218,75, dan pendapatan sebesar Rp1.233.824,48 dengan luas garapan 153,78 m2. Usaha pembesaran ikan gurami layak dikembangkan meski sebagai usaha sampingan karena nilai R/C ratio 1,08 dan income share 6,74 persen. Faktor produksi yang memegang peranan penting adalah bibit ikan dengan nilai factor share sebesar 38,84 persen. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sokaraja District is an area that has a largest number of production gouramy consumption in Banyumas. This reaserch aims to know: 1) The cost of production, revenue, and farmers income gouramy enlargement in Sokaraja District. 2) The amount of income outside of farming fish in Sokaraja District. 3) The contribution of gouramy enlargement farming on household income in the Sokaraja District. This research was conducted in Kalikidang Village, Lemberang Village, Banjarsari Kidul Village and Klahang Village, Sokaraja District, Banyumas Regency on June 2015 until July 2015. Data collection by simple random sampling obtained with 32 respondents. The data analysis used are cost and revenue analysis, contribution analysis input (factor share), analyzes the contribution of income (income share), and analysis of R / C ratio. The results showed gouramy enlargement in Sokaraja District carried out using ground pool. The production of gourami consumption is sold to middlemen Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara and Purwokerto. Production of gouramy consumption produced by farmers in the Sokaraja District average every 6 months was 359.69 kg. The analysis of costs, revenues and income per production period (6 months) in 2015 showed that the average cost of Rp9.204.394,27, revenue of Rp10.438.218,75, and income of Rp1.233.824,48 with land size 153,78 m2. Gouramy enlargement efforts should be developed even as a sideline since the value of R / C ratio of 1.08 and the income share of 6,74 percent. Factor production which play an important role is fish seeds with a value share of 38.84 percent factor. |
| Kata kunci | kontribusi pendapatan, pembesaran ikan gurami, kecamatan sokaraja |
| Pembimbing 1 | Ir. Sri Widarni, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Akhmad Rizqul Karim, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2016-02-11 18:39:17.33264 |