Artikel Ilmiah : G1A012101 a.n. NUR ICHSANI PRATIWI

Kembali Update Delete

NIMG1A012101
NamamhsNUR ICHSANI PRATIWI
Judul ArtikelKorelasi Intensitas Pruritus dengan Kualitas Hidup Santri Penderita Skabies di Pondok Pesantren Wathoniyah Islamiyah, Kemranjen
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit yang umum ditemukan pada anak dengan prevalensi di Indonesia mencapai 12,95%. Gejala utama dari skabies adalah rasa gatal yang amat sangat pada malam hari. Rasa gatal yang diderita dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup, terutama pada dimensi fisik dan dimensi psikologis.
Tujuan: Mengetahui korelasi intensitas pruritus dengan kualitas hidup santri penderita skabies di Pondok Pesantren Wathoniyah Islamiyah, Kemranjen.
Metode: Penelitian observasional analisis dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 40 santri penderita skabies di Pondok Pesantren Wathoniyah Islamiyah, Kemranjen. Variabel bebas yaitu intensitas pruritus dan variabel terikat adalah kualitas hidup.
Hasil: Intensitas pruritus santri penderita skabies adalah termasuk kategori gatal sedang. Kualitas hidup santri penderita skabies adalah termasuk kategori derajat tinggi. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p = 0,151 dan r = -0,167 sehingga tidak terdapat korelasi yang bermakna.
Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi bermakna antara intensitas pruritus dengan kualitas hidup santri penderita skabies di Pondok Pesantren Wathoniyah Islamiyah, Kemranjen.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Scabies is a common skin disease among children with its prevalence in Indonesia reached 12,95%. The major symptom of scabies is severe nocturnal pruritus. This pruritic feeling can cause degradation of quality of life, especially in physical and psychological domains.
Objective: Knowing the correlation of pruritus intensity with quality of life in students suffering scabies at Wathoniyah Islamiyah Islamic Boarding School, Kemranjen.
Method: Observational studied with cross-sectional approach and purposive sampling technique. Subjects were 40 students suffering scabies at Wathoniyah Islamiyah Islamic Boarding School, Kemranjen. The independent variable was pruritus intensity and the dependent variable was quality of life.
Result: The pruritus intensity in students suffering scabies was moderate pruritus. The quality of life in students suffering scabies was high degree. Spearman’s correlation test resulted p = 0,151 and r = -0,167 which showed there was no significant correlation.
Conclusion: There was no significant correlation between pruritus intensity with quality of life in students suffering scabies at Wathoniyah Islamiyah Islamic Boarding School, Kemranjen.
Kata kunciIntensitas pruritus, Kualitas Hidup, Skabies
Pembimbing 1dr. Ismiralda Oke Putranti, Sp.KK
Pembimbing 2dr. Agung Saprasetya Dwi Laksana, M.ScPH
Pembimbing 3RR. Diyah Woro, D.L. S.Psi, M.A
Tahun2016
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2016-02-11 18:04:11.751121
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.