Artikel Ilmiah : A1G012017 a.n. HENDRA PURWANEGARA
| NIM | A1G012017 |
|---|---|
| Namamhs | HENDRA PURWANEGARA |
| Judul Artikel | EFEKTIVITAS KINERJA KELOMPOK TANI DAN PENYULUH PENDAMPING PROGRAM PERLUASAN AREAL TANAM (PAT) KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHATANI DESA SROWOT KECAMATAN KALIBAGOR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Srowot Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas merupakan salah satu desa yang melaksanakan program PAT kedelai. Permasalahan yang mendasar pada petani kedelai di Desa Srowot adalah petani enggan menanam kedelai secara rutin. Tanaman kedelai dibudidayakan tidak secara intensif karena biaya produksi tinggi serta harga jual kedelai rendah. Tujuan penelitian adalah: 1) mengetahui tingkat biaya dan pendapatan usahatani kedelai pada bantuan PAT, 2) mengetahui efektivitas kinerja kelompok tani penerima bantuan PAT, 3) mengetahui efektivitas kinerja penyuluh pendamping dalam pendampingan program PAT. Penelitian dilaksanakan di Desa Srowot Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas pada bulan September 2015. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey. Pengambilan data secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 28 petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan dan analisis kinerja kelompok tani penerima PAT dan penyuluh pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pendapatan petani setelah adanya bantuan PAT, biaya usahatani yang dikeluarkan lebih optimal dan pendapatan petani meningkat. Kinerja kelompok tani pengelola program PAT termasuk dalam kategori “efektif”, efektifnya kinerja kelompok tani telah mampu mengelola bantuan PAT baik dari aspek administrasi maupun aspek usaha kelompok tani. Kinerja penyuluh pendamping program PAT termasuk dalam kategori “sangat efektif”, efektifnya kinerja penyuluh pendamping dapat dilihat dari proses fasilitasi identifikasi potensi desa pada awal program PAT, membimbing selama pelaksanaan program PAT, membantu memecahkan masalah selama pelaksaan program PAT, memfasilitasi kelompok tani serta melakukan pengawalan (monitoring dan evaluasi) dalam pemanfaatan dan pengelolaan program PAT. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Srowot village in Kalibagor District of Banyumas is an area that implementing soybean PAT program. Basic problem of farmers in Srowot village are reluctant to plant soybeans with a regular basic. The soybean are not cultivated intensively because of high production costs and low selling prices of soybean. The purposes of this research were: 1) determine the level of fees and soybean farming income on the PAT aid, 2) determine the effectiveness of the PAT farmer group performance beneficiaries, 3) determine the perfomance effectiveness in PAT caring companion extension program. This research was conducted in the Srowot is village in Kalibagor District of Banyumas in September 2015. The research method is survey method. Census data retrieved by 28 farmers respondents. The data used is analyzed using costs, revenues and performance analysis forwards PAT recipient farmer groups and extension performance facilitation. The results showed that the increase farmers income occurred after the PAT aid, farming costs incurred more optimal and increasing farmes income. The PAT program manager farmer groups perfomance were categorized as “effective”, it is because they can well supervized the PAT aid both of administration and farmer group businesses. The PAT program companion extension performance were categorized as “highly effective”, it can be seen from identification and facilitation process of the village potency in early PAT program, guiding and solve problem during implementation of PAT program execution, facilitating and escort (monitoring and evaluating) farmer groups in term of use and managing the PAT program. |
| Kata kunci | analisis finansial, usahatani, efektivitas, kedelai, Srowot |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. H. Kusmantoro Edy S, M. S., |
| Pembimbing 2 | Ir. S.H. Suseno, S. U., |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 97 |
| Tgl. Entri | 2016-02-11 07:08:14.771974 |