Artikel Ilmiah : G1G010020 a.n. CHARMELITA CLARA SIAHAAN

Kembali Update Delete

NIMG1G010020
NamamhsCHARMELITA CLARA SIAHAAN
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP PENURUNAN KELARUTAN DAN KEBOCORAN TEPI PADAGLASS IONOMER CEMENT SEBAGAI FISSURE SEALANT
( Penelitian Eksperimental Laboratoris )
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kasus karies gigi pada anak berdasarkan data yang diperoleh dari klinik Kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga menunjukan angka yang cukup besar yaitu mencapai angka 90%. Fissure sealant menjadi salah satu cara pencegahan karies pada usia anak ataupun dewasa muda. Suatu bahan fissure sealant yang baik memiliki nilai kelarutan bahan dan tingkat kebocoran tepi yang sekecil mungkin. Glass Ionomer Cement (GIC) merupakan bahan yang biasa digunakan sebagai fissure sealant karena dapat melepaskan fluor seacara konstan. Salah satu bahan alami yang dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi sifat brittle dari GIC adalah kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kitosan pada glass ionomer cement terhadap penurunan nilai kelarutan dan kebocoran tepifissure sealant.Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratories. Sampel penelitian yang digunakan adalah 7 sampel untuk setiap kelompok, sehingga jumlah sampel total yang diteliti adalah 14 sampel. Kelompok terdiri dari 2 kelompok besar yang terbagi lagi untuk 2 pengujian yaitu, Kelompok IA adalah kelompok perlakuan dengan aplikasi fissure sealant menggunakanGIC tambahan kitosan dan diuji kelarutannya, kelompok A adalah kelompok aplikasi fissure sealant menggunakanGIC tanpa tambahan kitosan dan diuji kelarutannya, kelompok IB adalah kelompok perlakuan dengan aplikasi fissure sealant menggunakanGIC tambahan kitosan dan diuji kebocoran tepinya, kelompok B adalah kelompok aplikasi fissure sealant menggunakan GIC tanpa tambahan kitosan dan diuji kebocoran tepinya. Hasil yang diperoleh ditabulasikan, kemudian diuji dengan uji-t tidak berpasangan dan uji non parametrik Mann Whitney. Hasil uji-t tidak berpasangan didapat perbedaan yang bermakna antara kelompok A dan kelompok IA (p=0,000, p<0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok B dan kelompok IB (p=0,009, p<0,05). Kelarutan bahan dan tingkat kebocoran tepi pada fissure sealant menggunakan GIC tambahan kitosan memiliki nilai yang lebih kecil daripada kelompok GIC tanpa tambahan kitosan, dan penurunan nilai kelarutan GIC tambahan kitosan dapat mengurangi tingkat kebocoran tepi fissure sealant.
Abtrak (Bhs. Inggris)The caries prevalence in children is estimated 90%, according to the data obtained from Pediatric Clinic Airlangga University. Fissure sealants is an effective preventive technology for children and young adult at high risk of dental decay. The minimum material solubility and microleakage were required for the better retention of the fissure sealant material. Glass ionomer cement is widely used as the fissure sealant material, as its capacity to release fluor constantly. The addition of chitosan indicated to reduce the brittle nature of the GIC. This study was aimed to determine the effect of chitosan addition to reduce the solubility and micro-leakage of glass ionomer cement as fissure sealant material. This type of research is an experimental laboratory. The study was carried on total 28 samples (14 samples for each large group). The samples were divided into 2 large groups, each group were subdivided into 2 subgroups as follow: Group IA (Treatment Group-GIC reinforced by chitosan, solubility test), Group A (Control Group-GIC, solubility test), Group IB (Treatment Group-GIC reinforced by chitosan, micro-leakage test), Group B (Control Group-GIC, micro-leakage test). The result obtained was tabulated and analyzed with t-test and Mann Whitney (non-parametric). T-test revealed that there was a significant difference between Group A and Group IA(p=0,000, p<0,05). Mann-Whitney revealed that there was a significant difference between Group B and Group IB(p=0,009, p<0,05).The solubility and micro-leakage of GIC reinforced by chitosanas fissure sealant material has a smaller value than Group-GIC, and impairment solubility can reduce the micro-leakage of fissure sealant.
Kata kunciKitosan, glass ionomer cement, fissure sealant
Pembimbing 1drg. Setiadi W. Logamarta, Sp.Ort
Pembimbing 2drg. Rinawati Satrio, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2016-02-09 22:06:25.397636
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.