| NIM | H1A009042 |
| Namamhs | ANDRIANA SINDHI FRIYANTI |
| Judul Artikel | ANALISIS KADAR PROTEIN PADA SOSIS BERBAHAN DASAR IKAN DENGAN PENAMBAHAN RUMPUT LAUT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ikan merupakan bahan makanan penting sebagai sumber zat gizi. Protein ikan mengandung lisin dan metionin yang lebih tinggi dibanding protein susu dan daging. Salah satu produk hasil perikanan adalah sosis. Umumnya sosis dibuat dari daging sapi, tetapi sosis juga bisa dibuat dari daging ikan. Sosis ikan belum banyak dikenal masyarakat Indonesia. Pada dasarnya, hampir semua jenis ikan dapat dimanfaatkan untuk membuat sosis. Dalam penelitian ini menggunakan daging ikan tuna, kembung dan tongkol juga rumput laut sebagai bahan tambahan pada pembuatan sosis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kadar protein terlarut dari sosis ikan kembung, ikan tuna, dan ikan tongkol dan mengetahui kadar protein total dari kombinasi perlakuan terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3.Tahap penelitian ini adalah penentuan kurva standar protein, penentuan kadar protein terlarut menggunakan metode Lowry dan penentuan kadar protein total menggunakan metode Kjedahl. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar protein terlarut paling tinggi terdapat pada sosis ikan kembung dengan komposisi daging ikan 100% dengan nilai 0,14% dan kadar protein total paling tinggi terdapat pada sosis ikan tuna dengan komposisi daging ikan 100% dengan nilai 23,20%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Fish is important food stuff as a source of the nutrients. Fish protein’s containing lysine and metionin higher than milk and meat proteins. One of the products of fisheries is sausage. Generally sausage made of beef, but sausage can also made of flesh of fish. Fish sausage is not widely known by Indonesian society. Basically, almost all kinds of fish can be used to make the sausage. In this research used flesh of tuna, kembung and tongkol also seaweed as an additional ingredient to making sausage. The purpose of this research to knowing levels of a protein dissolved of kembung, tuna, and tongkol sausages and know levels of a protein total of best combination treatment. This research used experimental methodology. The experiments used in this research was the design complete random pattern factorials 3x3. A research phase is the determination of a curve protein standards, determination levels of a protein dissolved used Lowry methods and levels of a protein total used Kjeldahl methods. The results showed that levels of a protein dissolved the highest found in kembung sausages with 100 % compositions of flesh with value 0.14% and levels of protein total the highest found in tuna sausages with 100% compositions of flesh with value 23.20%. |
| Kata kunci | |
| Pembimbing 1 | Ari Asnani, S. Si., M. Sc., Ph. D |
| Pembimbing 2 | Zusfahair, S. Si., M. Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-02-03 01:33:48.699791 |
|---|