Artikel Ilmiah : G1A012094 a.n. KRISNA DWIANTAMA

Kembali Update Delete

NIMG1A012094
NamamhsKRISNA DWIANTAMA
Judul ArtikelKorelasi Pengetahuan Lesi Prakanker Serviks dengan Rencana Tes IVA oleh Dokter Umum di Puskesmas Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Kanker serviks merupakan kanker organ reproduksi pada wanita. Diperkirakan bahwa lebih dari jutaan perempuan di seluruh dunia saat ini terdiagnosis kanker serviks. Deteksi dini perlu dilakukan untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas kanker serviks pada wanita. Dokter umum di Indonesia memiliki peran sebagai dokter layanan primer dan menjalankan fungsi sebagai gate keeper. Salah satu kompetensinya yaitu pemeriksaan tes IVA di layanan primer sebagai upaya deteksi dini pada kanker serviks. Keterlambatan diagnosis dini kanker serviks pada tingkat layanan primer dipengaruhi berbagai macam pengetahuan dan keterampilan layanan primer dalam deteksi dini kanker serviks
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan lesi prakanker serviks dengan rencana tes IVA oleh dokter umum di Puskesmas Kabupaten Banyumas.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Jumlah sampel 69 dokter di Puskesmas seluruh Kabupaten Banyumas tahun 2015 dan berusia 24 – 60 tahun. Data diperoleh dari hasil kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Spearman
Hasil: Penelitian telah dilaksanakan pada 48 responden yang teridir dari 24 dokter umum dan 24 bidan yang bekerja di puskesmas kota Yogyakarta. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai pemeriksaan deteksi dini kanker serviks yaitu 66,70%, sikap yang negatif yaitu 54,20%, dan perilaku yang baik 50,50%. Hasil penelitian menunjukan pada analisis bivariat didapatkan responden yang memiliki pengetahuan baik dan perilaku baik 65,6%, sedangkan yang memiliki pengetahuan kurang baik dan perilaku kurang baik 87,5% (r= 0,048, P<0,05). Pada variabel sikap, responden yang memiliki sikap positif dan perilaku baik 68,2%, sedangkan yang memiliki sikap negatif dan perilaku kurang baik 69,2% (r= 0,350, P<0,05).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan terdapat korelasi yang baik antara pengetahuan lesi prekanker serviks dengan rencana tes IVA oleh dokter umum di puskesmas Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Backgroud: Cervical cancer is a cancer in a women reproductive organs. Nowadays it is estimated more than a million women in a worldwide are diagnosed with cervical cancer. It is important to get an early detection to reduce the morbidity and mortality of cervical cancer in women. Primary doctor in Indonesia has a role and function as a primary care physician and a gate keeper. One of their competences is early detection on cervical cancer with IVA test examination. The late diagnose of cervical cancer can be influenced by the many knowldge of cervical cancer in the early detection with IVA test examination from the primary care level.
Objective: This study was to determine the correlation between knowledge of precancerous lesions of the cervix with IVA test plan by a primary doctor at puskesmas kabupaten Banyumas
Method: The study method used analytical observational with a cross-sectional approach. This study used total sampling technique. Number of samples was 69 doctors in all of the primary health centers kabupaten Banyumas 2015 and aged from 20 unti l60 years old. The source of data obtained from the questionnaire.
Result: The statistical analysis used as Spearman's test. The analysis showed a strong correlation between knowledge of precancerous lesions of the cervix with IVA test plan by a primary doctor at the primary health center kabupaten Banyumas with p <0.05 (p = 0.000) and had a strong relation of the relationship (correlation coefficient 0.658).

Conclusion: Based on these result, we can conclude there is a good correlation between knowledge of precancerous lesions of the cervix with IVA test plan by a primary doctor at the primary health center kabupaten Banyumas.
Key words: knowledge, primary doctor, cervical cancer, IVA test
Kata kunciKata kunci: pengetahuan, dokter umum, kanker serviks, tes IVA
Pembimbing 1dr. Herman Sumawan Sp. OG M.Sc
Pembimbing 2Dr. dr. M. Muklis Rudi P. M.KES M.SI.MED Sp. An K-NA
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-02-01 12:00:33.122502
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.