Artikel Ilmiah : C1A012033 a.n. HAIDAR MUFIDAH
| NIM | C1A012033 |
|---|---|
| Namamhs | HAIDAR MUFIDAH |
| Judul Artikel | ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI NON PERFORMING LOAN (STUDI KASUS KREDIT UMKM 33 PROVINSI DI INDONESIA PERIODE 2012-2014) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah merupakan salah satu dari risiko kredit yang disebabkan karena kegagalan pembayaran kembali dari kesepakatan yang dihasilkan antara pihak bank dan debitur, sehingga tertundanya penerimaan yang berpotensi munculnya kerugian. Salah satu jenis kredit yang disalurkan oleh pihak perbankan adalah kredit kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dimana sektor ini berperan sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Adanya peraturan Bank Indonesia yang mewajibkan bank umum memenuhi porsi kreditnya minimal 20 persen dari total seluruh kredit yang disalurkan kepada pelaku UMKM berdampak pada peningkatan jumlah kredit yang disalurkan kepada sektor tersebut dan diiringi dengan meningkatnya NPL kredit UMKM. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi NPL baik dari sisi internal bank maupun sisi eksternal yang direpresentasikan dengan variabel makroekonomi 2) menganalisis variabel mana yang paling berpengaruh terhadap terjadinya NPL 3) bagaimana tren NPL kredit UMKM. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel 33 provinsi di Indonesia periode pengamatan 2012-2014. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan output industri mikro dan kecil tidak berpengaruh terhadap NPL. Di sisi lain LDRt-1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL, pertumbuhan PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPL dan deflator PDRB yang menggambarkan inflasi suatu daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. Variabel yang paling berpengaruh terhadap NPL kredit UMKM adalah variabel pertumbuhan PDRB serta perkembangan NPL kredit UMKM menunjukkan tren yang meningkat. Kata Kunci: Non Performing Loan (NPL), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), variabel internal bank, variabel makroekonomi, regresi data panel |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Non Performing Loans (NPL) is one of the credit risk due to the failure of repayment of the resulting agreement between the bank and the debtor, so the delayed receipt of the potential emergence of losse. One type of loans extended by the bank is a credit to Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) where it plays a very important sector in the economy of Indonesia. Bank Indonesia regulation that obliges commercial banks meet the credit portion at least 20 percent of the total loans distributed to SMEs have an impact on increasing the number of loans extended to this sector and accompanied by increased NPL SMEs. The purpose of this study was 1) to determine factors which affecting NPL both in terms of the bank's internal and external sides that represented by macroeconomic variables 2) analyze which variables are most influence on the NPL 3) how the NPL trend of SMEs in Indonesia. This study used panel data regression analysis of 33 provinces in Indonesia with the observation period 2012 to 2014. Based on the results of the study showed that industrial output growth has no effect to NPL. On the other hand LDRt-1 has positively affect to NPL, GDP growth has negatively effect to NPL and GDP deflator that describes inflation has positively effect to NPL. The variables that most influence on the NPL SMEs is variable GDP growth and the NPL trend of SMEs in Indonesia show an upward trend. Keywords: Non Performing Loan (NPL), Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs), bank internal factor, macroeconomic factor, panel data regression |
| Kata kunci | Kata Kunci: Non Performing Loan (NPL), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), variabel internal bank, variabel makroekonomi, regresi data panel |
| Pembimbing 1 | Dra. Dijan Rahajuni, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Oke Setiarso, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Neni Widayaningsih, MM |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2016-01-27 17:17:36.584188 |