Artikel Ilmiah : F1F011022 a.n. ANDHIKA RAMADYAN

Kembali Update Delete

NIMF1F011022
NamamhsANDHIKA RAMADYAN
Judul ArtikelCULTURAL CLASH BETWEEN THE FIRST AND SECOND GENERATION IN JHUMPA LAHIRI’S THE NAMESAKE AND AMY TAN’S THE JOY LUCK CLUB: A COMPARATIVE STUDY
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentrokan budaya yang terjadi antara generasi pertama dan kedua yang digambarkan dalam novel. Tinjuan kepustakaan juga digunakan dalam penelitian ini. Kumpulan artikel, jurnal, esai kritis, dan sumber sumber cetak lainnya yang tersedia didapat dari media tertulis serta a elektronik. Novel The Joy Luck Club dari Amy Tan dan The Namesake Jhumpa Lahiri digunakan sebagai data primer atau utama. Sumber-sumber lain dikumpulkan untuk mendapatkan data dan fakta tentang budaya Cina dan India. Untuk mendapatkan tujuan dari penelitian ini, pendekatan lewat sastra bandingan digunakan karena penelitian ini berkaitan dengan dua novel yang berbeda dari negara dan maupun budayanya. Setelah menganalisis kedua novel ini, ada dua poin yang dapat disimpulkan. Yang pertama adalah kesamaan. Meskipun kedua keluarga imigran berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka menghadapi gesekan budaya yang identik dengan anak-anak mereka. Gesekan budaya ini meliputi pendidikan, pilihan karir, dan pemilihan pasangan. Sementara itu, poin kedua adalah perbedaan. Karena latar belakang yang berbeda dari orang tua, dua keluarga imigran ini memiliki benturan budaya yang berbeda satu sama lain. Perbedaannya adalah dalam metode membesarkan mereka.

Abtrak (Bhs. Inggris)This research aim is to analyze the cultural clash that occurs between first and second generation portrayed in the novel. Library research is used in this study. A collection of articles, journals, critical essays, and other available printed matters were gathered from libraries as well as electronic resources. Amy Tan’s The Joy Luck Club and Jhumpa Lahiri’s The Namesake serve as the primary or main data. Other sources are collected to gain data and facts on Chinese and Indian culture. In order to aim the research objectives, comparative literature approach is used because this research deals with two different novels from different countries and cultures. After analyzing these novels, there are two points that can be concluded. The first is the similarities. Although Chinese and Indian immigrant families have different cultural background, both first generation immigrants express passions and strong desire to help their children to succeed in education, career choice, and partner selection. Because of the second generation immigrant hold American norms, cultural clash often happens. The differences are found because, in fact, the authors of both novels are the second generation of immigrants from two different countries, India and China. Thus, those two writers certainly have different backgrounds and cultures. The difference is in their rearing method.
Kata kunciComparative, cultural clash, The Joy Luck Club, The Namesake
Pembimbing 1Mia Fitria Agustina S.S., S.E., M.A.
Pembimbing 2Aidatul Chusna S.S., M.A.
Pembimbing 3Tribuana Sari, S.S., M.Si.
Tahun2016
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2016-01-25 16:37:43.282447
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.