Artikel Ilmiah : G1G011019 a.n. DITA RAHMAT NURMANSYAH

Kembali Update Delete

NIMG1G011019
NamamhsDITA RAHMAT NURMANSYAH
Judul ArtikelEKSPRESI SYNDECAN-1 PADA KULTUR KARSINOMA SEL SKUAMOSA MULUT (SP-C1) DENGAN APLIKASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan dunia dan merupakan lima besar penyakit penyebab kematian di Indonesia. Kanker mulut berada pada peringkat ke-enam dari delapan kanker yang sering terjadi. Sekitar 90% kanker mulut berupa karsinoma sel skuamosa. Syndecan-1 merupakan salah satu penanda karsinoma sel skuamosa mulut dan dapat digunakan sebagai target terapi. Ekstrak temulawak memiliki efek antiproliferatif sehingga berpotensi digunakan sebagai agen co-kemoterapi dan diharapkan dapat menaikkan ekspresi syndecan-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol rimpang temulawak dalam meningkatkan ekspresi syndecan-1 pada kultur karsinoma sel skuamosa mulut (SP-C1). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan posttest-only control group design. Penelitian ini menggunakan kultur karsinoma sel skuamosa mulut (SP-C1) dengan perlakuan aplikasi ekstrak etanol rimpang temulawak yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu K0 (kontrol negatif), K1 (kontrol positif), P1 (konsentrasi 6,25 µg/ml), P2 (konsentrasi 12,5 µg/ml) dan P3 (konsentrasi 25 µg/ml). Penilaian ekspresi syndecan-1 dilakukan dengan menghitung persentase sel positif secara immunohistokimia. Hasil dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Ekspresi syndecan-1 pada kultur karsinoma sel skuamosa mulut masing-masing kelompok yaitu K0: 22,57%, K1: 72,82%, P1: 31,34%, P2: 31,46% dan P3: 52,70%. Ekstrak etanol rimpang temulawak dapat meningkatkan ekspresi syndecan-1 pada kultur karsinoma sel skuamosa mulut (SP-C1). Konsentrasi 25 µg/ml lebih baik dalam meningkatkan ekspresi syndecan-1 dari pada konsentrasi 6,25 dan 12,5 µg/ml. Ekspresi syndecan-1 yang diaplikasikan cisplatin lebih tinggi dari pada ekstrak etanol rimpang temulawak, sehingga ekstrak etanol rimpang temulawak belum dapat digunakan sebagai substitusi cisplatin tetapi bepotensi sebagai co-kemoterapi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cancer is a common health problems in the world and ranked number 5 of disease that causing death in Indonesia. Oral cancer is placed on sixth of eighth cancer that often happen. 90% of oral cancer is oral squamous cell carcinoma. Syndecan-1 is oral squamous cell carcinoma marker and can be used as target of therapy. Curcuma extract has antiproliferative effect thus it has a potency to use as co-chemotherapy agent and expected to increase syndecan-1 expression. The aim of this research was to explain curcuma rhizome ethanol extract ability to increase syndecan-1 expression on oral squamous cell carcinoma culture. This research was experimental laboratory research using posttest-only control group design. This research was carried on oral squamous cell carcinoma (SP-C1) that treated using curcuma rhizome ethanol extract and divided into 5 group, K0 (negative control), K1 (positive control), P1 (concentration: 6,25 µg/ml), P2 (concentration: 12,5 µg/ml), P3 (concentration: 25 µg/ml). Syndecan-1 expression scoring was done by counting positive cell percentage immunohistochemically. This research result was analyzed using one way ANOVA and followed by LSD test. Syndecan-1 expression on oral squamous cell carcinoma of each group was K0: 22,57%, K1: 72,82%, P1: 31,34%, P2: 31,46, P3: 52,70%. Curcuma rhizome ethanol extract can increase syndecan-1 expression on oral squamous cell carcinoma culture (SP-C1). Curcuma rhizome ethanol extract 25 µg/ml is better than 6,25 and 12,5 µg/ml in increasing syndecan-1 expression. Syndecan-1 expression using cisplatin application is higher than using curcuma rhizome ethanol extract, thus curcuma rhizome ethanol extract can’t be used for cisplatin substitution yet but has a potency as co-chemotherapy agent.
Kata kunciKultur karsinoma sel skuamosa mulut, ekspresi syndecan-1, ekstrak etanol rimpang temulawak
Pembimbing 1Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M. Kes., A.P., S.IP
Pembimbing 2drg. Helmi Hirawan, Sp.BM
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2016-01-22 17:04:23.036831
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.