Artikel Ilmiah : G1B011067 a.n. RITA MEI NURAHAYU
| NIM | G1B011067 |
|---|---|
| Namamhs | RITA MEI NURAHAYU |
| Judul Artikel | FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KAPASITAS PARU PENGRAJIN BATU AKIK DI KELURAHAN BANCAR PURBALINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penyakit akibat kerja merupakan suatu risiko yang harus ditanggung oleh tenaga kerja dalam rangka melakukan kerja di suatu industri. Terjadinya penyakit akibat kerja disebabkan karena lingkungan kerja yang mempunyai potensi bahaya melebihi ambang batas yang diperkenankan. Penyakit akibat kerja secara umum didefinisikan sebagai penyakit atau kelainan yang disebabkan oleh karena faktor pekerjaan. Penyakit yang diakibatkan oleh pekerjaan salah satunya yaitu penyakit yang berhubungan dengan pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kapasitas paru pengrajin batu akik di Kelurahan Bancar, Purbalingga. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 orang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa Spirometer, Personal Dust Sampler (PDS), Microtoise, timbangan berat badan dan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pekerja yang mengalami gangguan kapasitas paru sebanyak 23 orang (76,7%). Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara penggunaan APD (masker) (p value = 0,002) dengan gangguan kapasitas paru. Untuk menurunkan risiko gangguan kapasitas paru pada pengrajin batu akik, disarankan pengrajin selalu menggunakan APD ketika bekerja. Pekerja yang memiliki kebiasaan merokok, sebaiknya berhenti merokok dan meningkatkan aktivitas olahraganya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Occupational disease is a risk that should be borne by the workforce in order to do work in an industry. The occurrence of occupational diseases caused by work environment has the potential danger of exceeding the permitted threshold. Occupational disease is generally defined as diseases or disorders caused by occupational factors. Diseases caused by work one of which is associated with respiratory disease. This study aims to determine the factors associated with lung capacity artisans in the Bancar village Purbalingga. This type of research is analytic observational with cross sectional approach with a sample of 30 people. The study was conducted in July 2015. Data collection was performed using research instruments such as spirometer, Personal Dust Sampler (PDS), microtoise, weight scales and questionnaires. Data analysis was performed using univariate and bivariate with Chi Square test. The results showed that workers with impaired lung capacity by as much as 23 people (76.7%). Chi Square test results showed no significant association between the use of PPE (mask) (p value = 0,002 with impaired lung capacity.To lower the risk of lung capacity disorders agate artisans, artisans are advised always to use PPE when working. Workers who have a habit of smoking, you should quit smoking and improve athletic activity. |
| Kata kunci | Batu Akik, Debu, Gangguan Paru |
| Pembimbing 1 | Nur Ulfah, SKM, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Suryanto, SKM, M.Sc |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2015-11-27 16:46:11.896073 |