Artikel Ilmiah : G1B011004 a.n. DILLA FADILAH

Kembali Update Delete

NIMG1B011004
NamamhsDILLA FADILAH
Judul ArtikelPERBEDAAN METODE PENCUCIAN TERHADAP ANGKA KUMAN PADA PIRING DI WARUNG MAKAN BURJO JALAN HAJI MADRANI PURWOKERTO UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Alat makan berperan penting dalam sanitasi makanan, sehingga perlu adanya perhatian lebih dalam perawatannya agar tidak turut menjadi penyebab kuman ketika individu menggunakannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah angka kuman pada alat makan salah satunya adalah metode pencucian. Pencucian alat makan penting untuk mencegah timbulnya penyakit serta menularnya penyakit. Merujuk hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode pencucian air mengalir dengan metode pencucian air tergenang terhadap angka kuman pada piring. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Jumlah sampel penelitian ini masing-masing sebanyak 16 buah piring. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan paired t-test. Berdasarkan bivariat, ada perbedaan antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan metode pencucian air mengalir, tidak ada perbedaan antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan air tergenang, ada perbedaan antara metode pencucian air mengalir dengan metode pencucian air air tergenang. Saran bagi seluruh masyarakat dianjurkan untuk menerapkan metode pencucian air mengalir karena air yang tidak diganti dan terus menerus dipakai dapat menimbulkan angka kuman yang lebih banyak. Masyarakat yang telah memakai metode pencucian air mengalir lebih meyakinkan mampu menjaga kualitas alat makan, menjaga lingkungan yang bersih, tempat penirisan piring yang memadai, dan tempat sampah yang tertutup. Menjaga sanitasi dapat meminimalisasi angka kuman yang ada dipiring.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cutlery is very essential in food sanitation, thus the attention in its treatment is more required in order to decrease the cause of germs when people use it. Factors that influence the number of germs on the cutlery, one of which is the washing method. Washing cutlery is very important to prevent the onset of disease as well as infectious diseases. Refer the matter, this study aims to determine the influence of both methods on the number of bacteria on the plate. This study used a quasi-experimental methods. The number of samples of this study contained each of eight plates. The analysis applied, is univariate and bivariate analysis using a paired t-test. Based on bivariate, there was impact before applied the running water method, and there was no impact between before and after applied stagnant water method, so that the difference contained between those methods. Considering the result, food stalls, restaurants, and the community are encouraged to apply the washing method with running water, because unreplaced wated and continously used may cause more numbers of germs. They, who apply the running water washing methods, are more convincingly able to maintain the quality of cutlery keep the environment clean, have adequate draining plate, and have a closed trash can. Maintaining the cutlery sanitation is able to minimize the number of germs on the plate.
Kata kunciAngka Kuman, Alat Makan, Metode pencucian, Metode Swab
Pembimbing 1Drs. Kuswanto Sanredja, M.Kes
Pembimbing 2Devi Octaviana, S.Si, M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2015-11-27 16:28:22.932278
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.