Artikel Ilmiah : G1B011082 a.n. HERNITA YULIANNA
| NIM | G1B011082 |
|---|---|
| Namamhs | HERNITA YULIANNA |
| Judul Artikel | FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI REMAJA PUTRI MELAKUKAN AKTIVITAS SEKSUAL PRANIKAH (Studi Kualitatif pada Remaja Putri Tahap Menengah di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap Tahun 2015) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Remaja tahap menengah adalah usia dimana gairah remaja sedang berada di puncak. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian akibat keadaan tersebut adalah hak reproduksi, namun sumber informasi mengenai kesehatan reproduksi yang didapatkan remaja tidak akurat sehingga hal ini dapat mempengaruhi perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual sangat luas mulai dari berdandan, mejeng, merayu, masturbasi, berpegangan tangan, berpelukan, kissing, necking, petting, dan intercourse. Remaja putri di Kecamatan Cilacap Tengah menempati posisi tertinggi angka remaja hamil dalam lingkup Kota Adminstratip Cilacap tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor terkait pengetahuan, sikap, persepsi, komunikasi, peran guru BK, peran orang tua, dan peran kelompok sebaya yang menjadi latar belakang remaja putri melakukan aktivitas seksual pranikah. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan terkait perilaku seksual yang masih belum diketahui subyek penelitian antara lain masturbasi, necking, dan petting. Persepsi perilaku seksual bervariasi, namun terdapat subyek penelitian yang mempersepsikan intercourse adalah hal yang biasa dan boleh dilakukan. Terdapat 1 subyek penelitian remaja putri yang mendukung sikap dari mulai perilaku berdandan hingga intercourse. Faktor pendukung komunikasi langsung pada subyek penelitian antara lain saran saudara, mendengar cerita, melihat maupun ajakan teman sedangkan faktor pendukung komunikasi tidak langsung adalah dari media cetak, elektronik, dan online. Semua subyek penelitian tidak pernah mendapat informasi mengenai perilaku seksual dari guru BK, semua orang tua dari subyek penelitian tidak menginformasikan mengenai perilaku seksual, dan semua subyek penelitian mendapat informasi perilaku seksual dari teman sebaya dan melakukan perilaku seksual dengan pacar. Remaja seharusnya mencari informasi kesehatan reproduksi dari sumber yang akurat agar tidak melakukan perilaku seksual berisiko. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Teens intermediate stage is the age where youthful passion was at the peak. One kind of needs that concern as a result of these circumstances is the right of reproduction, but the source of information on reproductive health of adolescents inaccurate obtained so this may affect risky sexual behavior. Sexual behavior are take very wide ranging and class include grooming or dressing, being a stylish, seduce, masturbation, holding hands, hugging, kissing, necking, petting, and intercourse. Girls in Central Cilacap were took highest position numbers of pregnant teens in scope Cilacap Adminstrative City in 2014. The aim of this study was to determine the factors that have related with knowledge, attitudes, perception, communication, counseling teacher role, the role of parents, and the role of the peer group background of girls’s engage in sexual activity before marriage. This research method using descriptive qualitative. The result showed that the knowledge that have related to sexual behavior are still unknown research subjects include masturbation, necking and petting. Perceptions of sexual behavior varies, but the research subjects who perceive intercourse was common and can did as they want. There was one subject of the study who supports girl’s attitude of the start behavior in grooming up or dressed up to intercourse. Factors that support direct communication on the subject of research among other suggestions are family, stories, see or call a friend while the supporting factors were of indirect communication from hard media, electronic, and online. All the study subjects were never informed about the sexual behavior of conseling teachers, all the parents of the study subjects are not informed about sexual behavior, and all study subjects received information from peers sexual behavior and sexual behavior with a boyfriend. Teens should seek reproductive health information from an accurate source to refrain from risky sexual behavior. |
| Kata kunci | Aktivitas Seksual Pranikah, Perilaku Seksual, Remaja |
| Pembimbing 1 | Drs. Heryanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Siti Masfiah, SKM, M.Kes, MA |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2015-11-27 16:08:28.61434 |