Artikel Ilmiah : G1F011059 a.n. LISTIANI DWI RARASATI

Kembali Update Delete

NIMG1F011059
NamamhsLISTIANI DWI RARASATI
Judul ArtikelIDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA EKSTRAK ETANOLIK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Propionibacterium acnes
Abstrak (Bhs. Indonesia)Acne vulgaris (jerawat) merupakan penyakit kulit yang sampai saat ini menjadi masalah kesehatan yang serius khususnya dikalangan remaja atau dewasa muda. Salah satu bakteri yang menyebabkan munculnya jerawat adalah Propionibacterium acnes. Kersen (Muntingia calabura) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak digunakan dalam masyarakat. Dalam daun kersen (M.calabura) terdapat kandungan senyawa flavonoid, saponin polifenol dan tannin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam ekstrak etanol daun kersen dan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kersen dengan melihat nilai KHM dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes.

Daun kersen kering diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% selama 3x24 jam. Identifikasi kandungan senyawa kimia dilakukan dengan metode KLT. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kersen terhadap bakteri P. acnes dilakukan dengan metode difusi Kirby Bauer. Digunakan pembanding antibiotik klindamisin sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif.

Hasil Ekstraksi diperoleh ekstrak kental sebanyak 90 gram dengan rendemen sebesar 12,85 %. Profil KLT yang dihasilkan menunjukkan bahwa ekstrak mengandung flavonoid dan tannin. Dengan masing-masing Rf 80 dan 73. Nilai KHM yang diperoleh adalah 7,8 ppm dengan daya hambat sebesar 17,85 %. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kersen berpotensi sebagai antibakteri terhadap bakteri P. acnes.
Abtrak (Bhs. Inggris)Acne vulgaris (acne) is a skin disease which until now has become a serious health problem, especially among teenagers or young adults. One of the bacteria that causes acne is Propionibacterium acnes. Cherry (Muntingia calabura) is one plant that is widely used in society. In the cherry leaf (M.calabura) are compounds flavonoids, saponins polyphenols and tannins which have antibacterial activity. Thus this study aims to determine the content of chemical compounds in ethanol extract of leaves of cherry and determine the antibacterial activity of the ethanol extract of leaves of cherry to see the value of the MIC inhibit the growth of P. acnes bacteria.

Dried cherry leaves extracted by maceration method using ethanol 96% for 3x24 hours. Identification of chemical compounds made by the method of TLC. Antibacterial activity of ethanol extract of leaves of cherry against P. acnes bacteria carried by Kirby Bauer diffusion method. Comparator antibiotic clindamycin used as a positive control and distilled water as a negative control.

The extraction results obtained viscous extract as much as 90 grams with a yield of 12,85%. TLC profiles generated demonstrate that the extract contains flavonoids and tannins.With each of Rf 80 and 73. MIC value obtained was 7,8 ppm with inhibition of 17,85%. From the results obtained it can be concluded that the ethanol extract of leaves of cherry potential as an antibacterial against P. acnes bacteria.
Kata kunciDaun kersen, Muntingia calabura, Propionibacterium acnes,KHM.
Pembimbing 1Dr. Sri Sutji Susilowati M.Si., Apt.
Pembimbing 2Dr. Warsinah M.Si., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-11-26 19:33:51.495715
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.