Artikel Ilmiah : H1F009074 a.n. TRI MUKTI WIBOWO

Kembali Update Delete

NIMH1F009074
NamamhsTRI MUKTI WIBOWO
Judul ArtikelGEOLOGI DAN STUDI PALINOLOGI
DAERAH KARANGANYAR DAN SEKITARNYA
KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN PURBALINGGA
PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Secara administratif lokasi penelitian berada pada tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Bobotsari dan Kecamatan Kertanegara. Posisi geografis berada pada 321255 mE–326255 mE dan 9193375 mN–9188375 mN dengan luas daerah 25 km2. Satuan geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan, yaitu Satuan Lembah Antiklin Tangkisan, Satuan Punggungan Sinklin Gondang, Satuan Punggungan Homoklin Ketipek-Kepetek dan Satuan Denudasional Struktur Patahan Karanganyar. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan tidak resmi dari tua ke muda, yaitu Satuan batulempung-batupasir (Formasi Tapak), Satuan batupasir (Formasi Kalibiuk) dan Satuan endapan aluvial. Struktur geologi yang mempengaruhi daerah penelitian terdiri dari struktur lipatan dan sesar. Struktur lipatan berupa antiklin dan sinklin yang berarah relatif barat–timur. Struktur sesar berupa sesar mendatar menganan dengan arah relatif baratlaut–tenggara. Tektonik kompresi pada daerah penelitian mengakibatkan satuan batuan terangkat, terlipat dan tersesarkan. Studi palinologi Satuan batulempung-batupasir (Formasi Tapak) dan Satuan batupasir (Formasi Kalibiuk) masuk kedalam Zona Dacrycarpidites autraliensis dengan umur Pliosen Akhir. Berdasarkan kurva dinamika perubahan muka laut dari data palinologi, maka daerah penelitian dibagi menjadi 4 zona, yaitu Zona I (AW1–AW5) dipengaruhi oleh proses regresi dengan iklim kering, Zona II (AW5–AW12) dipengaruhi oleh proses transgresi dengan iklim basah, Zona III (AW12–AW14) dipengaruhi oleh proses transgresi dengan iklim basah dan Zona IV (AW14–AW25) dipengaruhi oleh proses transgresi dengan iklim basah. Iklim purba yang berkembang pada daerah penelitian ditentukan dengan melihat kurva dinamika perubahan muka laut dari data polinomorf marine.
Abtrak (Bhs. Inggris)Administratively the study site located in three districts, there are District Karanganyar, District Bobotsari and District Kertanegara. The geographical position is at mE 321255–326255 mE and 9193375 mN–9188375 mN with an area of 25 km2 area. Geomorphological unit of study area was divided into four units, consist of Lembah Antiklin Tangkisan Unit, Punggungan Sinklin Gondang Unit, Punggungan Homoklin Ketipek-Kepetek Unit and Denudasional Stuktur Patahan Karanganyar Unit. Stratigraphy study area was divided into three units unofficial from old to young, consist of Claystone-sandstone unit (Tapak Formation), Sandstone unit (Kalibiuk Formation) and Alluvial deposition unit. Geological structures that affect the structure of the study area consists of folds and faults. The structure of the folds form trending anticline and syncline relatively west–east. Fault structure in the form of a right slip fault turn to the right with relatively northwest–southeast direction. Tectonic compression in the area of research resulted in lithologies uplifted, folded and faulted. Palynology study of Claystone-sandstone unit (Tapak Formation) and Sandstone unit (Kalibiuk Formation) into Zone Dacrycarpidites autraliensis with Late Pliocene age. Based on the palynology data of sea level change curve, the study area was divided into four zones, consists of Zone I (AW1–AW5) affected by the process of regression with dry climates, Zone II (AW5–AW12) affected by the transgression with wet climates, Zone III (AW12–AW14) affected by the transgression with the wet climate and zone IV (AW14–AW25) affected by the transgression with wet climates. Ancient climate that developed in the research area is determined by looking at the sea level change curve of the marine polinomorf.
Kata kunciPalinologi, Pliosen, Tapak, Kalibiuk, Iklim
Pembimbing 1Dr. Rachmad Setijadi, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Asmoro Widagdo, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman103
Tgl. Entri2015-11-26 11:56:34.876905
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.