Artikel Ilmiah : C1A008072 a.n. MUCHAMMAD ALBAIT ALFASYAIBAN
| NIM | C1A008072 |
|---|---|
| Namamhs | MUCHAMMAD ALBAIT ALFASYAIBAN |
| Judul Artikel | ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI IKAN AIR TAWAR DI DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Beji adalah sebuah desa di Kecamatan Kedungbanteng dan merupakan pusat untuk budidaya ikan air tawar yang telah lama dilakukan. Permintaan yang tinggi untuk budidaya ikan air tawar di masyarakat membuatnya tidak lagi menjadi bisnis sampingan, tetapi cenderung menjadi usaha besar untuk keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari lama usaha, umur dan luas lahan untuk ikan air tawar pendapatan petani, menganalisis hasil ikan air tawar pendapatan petani dan menganalisis efisiensi air tawar budidaya ikan di desa Beji Kedungbanteng Kecamatan Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada petani ikan air tawar di Desa Beji Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Jumlah responden sebanyak 37 orang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif perhitungan regresi, dan perhitungan efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama usaha, umur dan luas lahan berdampak positif dan signifikan terhadap pendapatan petani di Kabupaten ikan air tawar Kedungbanteng Banyumas. Hal ini menunjukkan bahwa dengan pengalaman yang diperoleh melalui lama usaha, usia membuat petani lebih matang dalam melakukan bisnis. Serta luas lahan milik petani akan berdampak pada peningkatan pendapatan yang dicapai oleh petani ikan air tawar di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng. Hasil pendapatan dari air tawar petani ikan di Desa Beji Kedungbanteng Kecamatan Banyumas sudah di atas UMR. Hal ini dibuktikan dari pendapatan rata-rata petani dari Rp. 1.706.865,32 atau lebih tinggi dari UMR untuk Rp.1.100.000 Banyumas. Kondisi ini menunjukkan tingkat kesejahteraan petani ikan air tawar di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng dalam kondisi yang layak. Budidaya ikan air tawar di desa Beji Kedungbanteng Kabupaten Banyumas sudah efisien. Hal ini ditunjukkan dari nilai rata-rata efisiensi 1,46. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa budidaya ikan air tawar sudah efisien dan dapat digunakan sebagai upaya besar untuk mempertahankan kebutuhan rumah tangga. Implikasi dari penelitian ini bahwa peningkatan pendapatan dapat dilakukan dengan mengoptimalkan pengalaman yang diperoleh pengalamannya selama petani menjadi air tawar petani ikan dan memaksimalkan potensi lahan yang dimiliki. Hal ini harus dilakukan secara bersamaan karena penelitian beradasarkan faktor-faktor ini dapat meningkatkan pendapatan petani ikan air tawar di Desa Beji Kecamatan Kedungbanteng. Sejauh ini petani telah memiliki kehidupan yang layak karena memiliki penghasilan diatas upah minimum. Untuk itu petani diharapkan mempertahakannya dengan memaksimalkan cara pemeliharaan ikan air tawar agar hasil yang diperoleh bisa maksimal. Meskipun efisien, petani bisa menekan biaya yang dikeluarkan sehingga pendapatan yang diperoleh juga maksimal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Beji village is a village in the district Kedungbanteng and is a center for the cultivation of freshwater fish that have long done. The high demand for freshwater fish farming in the community makes it no longer a side business, but tends to be a major effort for the family. This study aimed to analyze the effect of a long effort, age and area of land to farm income freshwater fish, analyzing the results of farmers' income freshwater fish and analyze the efficiency of freshwater fish farming in Beji village Kedungbanteng District of Banyumas. Research was conducted on freshwater fish farmer in Beji village Kedungbanteng District of Banyumas the number of respondents as many as 37 people. The analysis tool used is Descriptive analysis Qualitative and quantitative analysis of regression calculation, and calculation of business efficiency. The results showed that long work, age and land area and significant positive effect on the income of farmers in the district of freshwater fish Kedungbanteng Banyumas. This shows that with the experience gained through years of service, age makes farmers more mature in doing business as well as land owned by farmers, will have an impact on improving incomes Yanga achieved by freshwater fish farmer in the village of Beji Subdistrict Kedungbanteng. Revenue results of freshwater fish farmer in Beji village Kedungbanteng District of Banyumas already above the minimum wage. This is evidenced from the average farmer's income of Rp. 1.706.865,32 or higher than the minimum wage for Rp.1.100.000 Banyumas. This condition indicates the level of freshwater fish farmer in the village of Beji Subdistrict Kedungbanteng in appropriate conditions. Freshwater fish farming in Beji village Kedungbanteng District of Banyumas is efficient. It is shown from the average value of an efficiency of 1.46. Thus it can be said that the farming of freshwater fish is efficient and can be used as a major effort to sustain household needs The implications of the research that the increase in income can be done by optimizing the experience gained his experience during farmers into freshwater fish farmer and maximize potentials of land owned. This should be done simultaneously because beradasarkan research these factors can increase farmers' income freshwater fish in Beji Subdistrict Kedungbanteng. So far, farmers already have a decent life because it has a minimum wage income. For that farmers in mempertahakannya maximizing freshwater pisciculture way for the results obtained can be maximized. Although it is efficient, farmers can make this by pressing the expenses incurred so that the income earned is also the maximum. |
| Kata kunci | lama usaha, usia, luas lahan, pendapatan, bisnis yang efisien |
| Pembimbing 1 | Drs. Sudjarwanto, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Goro Binardjo, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dra. Nunik Kadarwati, M.Si. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2015-11-25 00:32:13.961898 |