Artikel Ilmiah : C1A011092 a.n. REZA HERDIANTO

Kembali Update Delete

NIMC1A011092
NamamhsREZA HERDIANTO
Judul ArtikelKELAYAKAN USAHA BENGKUANG (Pachyrizisus erosus) DI DESA LINGGASARI DAN PURBADANA KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini merupakan penelitian survei pada petani bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Penelitian ini mengambil judul: “Kelayakan Usaha Bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Break Even Point (BEP), efisiensi, dan keuntungan usahatani bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study) sedangkan sedangkan metode pengambilan sampel menggunakan metode survai berdasarkan petani yang aktif menanam di bulan Juni – September 2015. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 30 responden terdiri dari 15 responden petani bengkuang di Desa Linggasari dan 15 responden petani bengkuang di Desa Purbadana.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan BEP , R/C Ratio, dan π = TR – TC menunjukkan bahwa: (1) usaha bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas telah memperoleh keuntungan karena produksinya telah melebihi Break Even Point (BEP), (2) usaha bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas sudah efisien karena nilai R/C Ratio > 1, (3) usaha bengkuang (Pachyrizisus erosus) di Desa Linggasari dan Purbadana Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas menguntungkan,
Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu dalam upaya meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat, sebaiknya pemerintah pusat maupun pemerintah desa melalui progam pertanian memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai studi tentang kelayakan usaha sehingga masyarakat maupun petani dapat menilai apakah usahatani yang ingin dijalankan layak secara finansial. Dalam hal ini pemerintah desa juga dapat mengajak petani untuk membudidayakan bengkuang (Pachyrizisus erosus) karena selain menguntungkan juga layak secara finansial.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is a survey research towards yam beans (Pachyrizisus erosus) farmers in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas. This research is entitled “The Yam Beans (Pachyrizisus erosus) Farming in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas.” The aim of this research is to increase the Break Even Point (BEP), the efficiency of profit of Yam Beans farming in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas.
The method used in this research is a case study whereas while sampling method using survey methods based on active farmers who planted in June - September 2015. The total of respondents are 30 respondents; 15 Yam Beans farmers in Desa Linggasari, and 15 Yam Beans farmers in Desa Purbadana.
According to the result and the data analysis which used π = TR – TC, R/C Ratio, and BEP showed that: (1) Yam Beans farming in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas has got much profit because the products are exceeding the Break Even Point (BEP), (2) Yam Beans farming in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas is already efficient since the value of R/C Ratio > 1, (3) Yam Beans farming in the Village of Linggasari and Purbadana Sub of Kembaran Regency of Banyumas is profitable.
The conclusion implied is that in order to increase the prosperity of its people, it will be better for the central government and local government to give socialization to the people about the worthiness of farming, thus the people and even the farmers can value whether the planned farming is worth financially or not. In this context, the local government can invite the farmers to cultivate yam beans (Pachyrizisus erosus), because it is not only profitable, but also worth financially.
Kata kunciAnalisis usaha
Pembimbing 1Dra. Endang Sri Gunawati, MP
Pembimbing 2Dr. Diah Setyorini Gunawan, SE, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2015-11-24 11:22:02.617082
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.