Artikel Ilmiah : F1A011072 a.n. MIRAYI NISIKA
| NIM | F1A011072 |
|---|---|
| Namamhs | MIRAYI NISIKA |
| Judul Artikel | POTRET KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PEDAGANG ASONGAN SEBELUM DAN PASCA DIBERLAKUKANNYA KEBIJAKAN LARANGAN BERJUALAN DI STASIUN PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pedagang asongan terhadap kebijakan larangan berjualan di Stasiun Purwokerto. Selain itu mengetahui potret kehidupan sosial ekonomi pedagang asongan sebelum dan pasca pemberlakuan kebijakan larangan berjualan di Stasiun Purwokerto. Data yang dikaji, menanggapi larangan kebijakan, perubahan sosial ekonomi sebelum dan pasca pemberlakuan kebijakan, harapan pedagang terhadap kebijakan larangan berjualan, alasan pedagang berjualan di Stasiun Purwokerto dan pendapatan sebelum dan pasca pemberlakuan kebijakan larangan berjualan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini mantan pedagang asongan yang berjualan di stasiun Purwokerto. Metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisi data menggunakan analisis interaktif. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan kebijakan yang diterapkan oleh PT. KAI dirasa sangat merugikan para pedagang asongan. Mereka mengalami penurunan dalam penghasilan pasca diberlakukannya kebijakan. Saat ini mereka hanya mengandalkan ekonomi dari keluarganya, pedagang juga kebanyakan tidak mencari pekerjaan lain, mereka ingin tetap berjualan di stasiun. Para pedagang asongan dengan berbagai dalih sosial, memiliki harapan diperbolehkan berjualan di area stasiun. Pasca diberlakukannya kebijakan tersebut, memang belum ada solusi relevan dan menguntungkan bagi kedua belah pihak. Sehingga masalah tersebut menjadi kompleks yang langsung berkaitan dengan perubahan sosial dan ekonomi seseorang. Kata kunci: Larangan Kebijakan, Perubahan Sosial, Respons Pedagang Asongan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to determine the response from hawkers about theirs banned for selling in Purwokerto station. The data that were examined include response to the prohibition policy, socio-economic changes hawkers before and after the implementation of policies, and earnings from hawkers about the policy. The target in this research is individuals who work as hawkers located in Purwokerto station. Methods of data collection using in-depth interviews, observation, and documentation. Methods of data analysis using interactive analysis. Testing the validity of the data using triangulation techniques. These results indicate that the policies adopted by PT. KAI considered very detrimental to the hawkers. The hawkers with various social reason, have hope to be allowed to re-sell in the station area, in order to earn a living for their daily lives. But for PT. KAI as formal legal have rules that must be implemented. Subject hawkers disturbing passenger comfort, control of the hawkers is the way it should be done in order to improve services and the satisfaction of the passenger train. On the other hand, informal street vendors as the actors do not have a strong position in defense of his desire to remain in the area to sell the station and inside the train. Keywords : Prohibition Policy , Social Change , Response Hawkers . |
| Kata kunci | Kata kunci: Larangan Kebijakan, Perubahan Sosial, Respons Pedagang Asongan. |
| Pembimbing 1 | Dra. Tri Rini Widyastuti. M,Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Soetji Lestari, M,Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Rili Windiasih, M,Si |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-11-23 11:55:22.58808 |