Artikel Ilmiah : G1D011011 a.n. PULUNG RAGANATA

Kembali Update Delete

NIMG1D011011
NamamhsPULUNG RAGANATA
Judul ArtikelPERBEDAAN RERATA INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN MENURUT STATUS GIZI PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Interdialytic weight gain (IDWG) merupakan permasalahan yang umum terjadi pada penderita gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Penelitian terdahulu telah menemukan bahwa terdapat perbedaan status gizi yang diukur dengan parameter biokimia pada setiap kenaikan IDWG, namun kelemahan dari penelitian terdahulu yaitu parameter biokimia tidak dapat mengklasifikasikan status gizi ke tingkat malnutrisi. Subjective global assessment (SGA) dapat mengklasifikasikan status gizi ke tingkat malnutrisi.
Tujuan: Mengetahui perbedaan rerata IDWG menurut status gizi pada penderita GGK yang menjalani hemodialisis.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional. Status gizi pada penelitian ini diukur dengan menggunakan SGA. Responden dalam penelitian ini berjumlah 31 orang.
Hasil: Rata-rata IDWG dalam penelitian ini adalah IDWG 2,77 ± 1,31 Kg. Responden rata-rata memiliki status gizi sedang dengan jumlah responden 18 orang. Kami menemukan terdapat perbedaan rerata IDWG menurut status gizi (p = 0,014) pada status gizi baik dan status gizi malnutrisi (p = 0,01). Rata-rata IDWG pada responden dengan status gizi baik yaitu 1,67 Kg, sedangkan pada responden dengan status gizi malnutrisi yaitu 3,71 Kg. Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan rerata IDWG menurut kepatuhan pembatasan cairan (p = 0,003).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata IDWG menurut status gizi pada penderita GGK yang menjalani hemodialisis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Interdialytic weight gain (IDWG) is common problem occurred at chronic kidney disease sufferer whom undergo hemodialysis therapy. Earlier study shown that there is difference nutritional status which assessed by biochemistry parameter according to IDWG, but the weakness in those study is biochemistry parameter could not discriminate untill malnutrition level. Subjective global assessment (SGA) could discriminate nutritonal status untill malnutrition.
Purpose: Find difference average of IDWG according to nutritional status CKD sufferer whom undergo hemodialisis therapy
Method: This study used analytic comparation design with cross sectional approach. Nutritional status in this study was assessed with SGA. Respondent in this study count of 31 peoples.
Result: The mean of IDWG in this study was 2,77 ± 1,31 Kg. Most respondents in this study have good nutritional status with amount 18 persons. We found that there is difference average of IDWG according to nutritional status (p = 0,014) at respondents with good nutritional status and respondents with malnutrition status (p = 0,01). The average IDWG at respondents with good nutritional status was 1,67 Kg, while at malnutrition respondents was 3,71 Kg. The result of t test shown there is difference average of IDWG according to obedience of fluid intake restriction (p = 0,003).
Conclusion: There is difference of average of IDWG according nutritional status in CKD sufferer whom undergo hemodialysis therapy.
Kata kunciStatus Gizi, Interdialytic Weight Gain, Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisis, Subjective Global Assessment
Pembimbing 1Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes
Pembimbing 2dr. Susiana Candrawati, Sp. K.O
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-11-21 09:31:59.142033
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.