Artikel Ilmiah : G1H011027 a.n. BARKAH TRIATMOKO

Kembali Update Delete

NIMG1H011027
NamamhsBARKAH TRIATMOKO
Judul ArtikelHUBUNGAN TINGKAT ASUPAN NATRIUM DAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Asupan natrium yang tinggi pada subjek gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis merupakan salah satu dari terjadinya Interdialytic Weight Gain. Asupan natrium berhubungan erat dengan kontrol tubuh terhadap volume ekstraseluler. Keseimbangan natrium subjek gagal ginal yang menjalani hemodialisis ditentukan oleh asupan garam selama periode interdialisis dan kehilangan pada saat hemodialisis. Metode penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan potong lintang. Subjek sebanyak 29 orang diambil secara total sampling yang dilakukan di RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Asupan natrium menggunakan metode food recall 2x24 jam. Pengukuran Interdialytic Weight Gain dengan cara menimbang berat badan subjek. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata umur subjek adalah 55-64 tahun dengan lama hemodialisis 28,17 bulan. Rata-rata asupan natrium subjek tergolong berlebih (176,78%). Hasil uji korelasi Spearman diperoleh nilai p = 0,311 (>0,05) yang artinya tidak terdapat hubungan antara tingkat asupan natrium dan Interdialytic Weight Gain. Penelitian ini disimpulkan tidak terdapat hubungan antara tingkat asupan natrium dan Interdilaytic Weight Gain pada subjek gagal ginjal kronis yang menjalani hemodilaisis.
Abtrak (Bhs. Inggris)High sodium intake in patients with chronic kidney disease undergoing hemodialysis is one of the Interdialytic Weight Gain. Sodium intake is closely related to the body's extracellular volume control. Sodium balance chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis are determined by the intake of salt during the period interdialisis and lost during hemodialysis. The research method is analytical observational cross-sectional design. Patients were 29 people taken by total sampling conducted in Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospitals Purwokerto. Sodium intake using food recall 2x24 hours. Interdialytic Weight Gain Measurement by weighing the weight of the subject. The results showed that the average age of patients was 55-64 years old with long hemodialysis 28.17 a month. The average intake of sodium patients classified excess (176.78%). Spearman correlation test results obtained by value p = 0,311 (> 0.05), which means there is no significant correlation between the level of sodium intake and Interdialytic Weight Gain. This study concluded there was no correlation between the level of sodium intake and Interdilaytic Weight Gain in patients with chronic kidney disease undergoing hemodilaisis.
Kata kunciasupan natrium, interdialytic weight gain, gagal ginjal kronis, hemodialisis.
Pembimbing 1Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes
Pembimbing 2Dr. Ir. Hidayah Dwiyanti., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-11-20 16:51:02.990187
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.