| NIM | F1F011076 |
| Namamhs | EKKA JUNIARTI |
| Judul Artikel | Mimicry and Hybridity in The Journey Novel by Jiro Osaragi |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu-isu mimikri dan hibriditas yang terjadi di Jepang berfokus pada perubahan kebudayaan Jepang setelah kependudukan negara Sekutu yaitu Amerika dan Perancis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data utama yang berupa narasi-narasi dan dialog-dialog yang ada di novel The Journey. Untuk data analisis, ada reduksi data, interpretasi data dan kesimpulan. Dalam menjawab pertanyaan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan poskolonialism dan teori mimikri dan hibriditas sebab objek penelitian membahas tentang interaksi kebudayaan antara negara-negara sekutu, Amerika dan Perancis, sebagai Negara barat dan Jepang sebagai Negara timur. Hasil dari penelitian ini adalah ada tiga bentuk mimikri yang terjadi di Jepang yaitu peniruan bahasa yang digunakan negara-negara sekutu, peniruan kebiasaan orang-orang dari negara sekutu, dan peniruan produk dari aktivitas manusia. Untuk hibriditas, ada dua level yaitu level kebudayaan termasuk di dalamnya ada rumah tradisional Jepang yang baru dan kebiasaan baru orang Jepang dan level linguistik yang berasal dari penggabunggan bahasa Jepang dengan bahasa Perancis. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to analyze mimicry and hybridity issues occurred in Japan which focuses to the change of Japanese culture after Allied Occupation that are America and France. The research uses qualitative method in analyzing the main data of the research that are the narrations and dialogues in The Journey novel. For data analysis, there are data reduction, data interpretation, and data conclusion. To answer the research question, the researcher uses postcolonialism as the approach and theory of mimicry and hybridity since the object of the research talks about Allies, America and France, as the West and Japan as the East country in which those different cultures interact. The result of the research is there are three forms of mimicry occurred in Japan that are adopting Allied languages, behaviors and the product of human activities. For hybridity, there are cultural level including new Japanese traditional house and new Japanese custom and linguistics level in which Japanese mixes Japanese language and French language. |
| Kata kunci | Mimikri, Hibriditas, Poskolonialisme, Kebudayaan Jepang, kependudukan negara Sekutu. |
| Pembimbing 1 | Aidatul Chusna, S.S., M.A. |
| Pembimbing 2 | Mia Fitria Agustina, S.S., S.E., M.A. |
| Pembimbing 3 | M. Taufiqurrohman, S.S., M. Hum. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2015-11-19 11:16:03.831595 |
|---|