| NIM | F1B010101 |
| Namamhs | HENY HILDAWATI |
| Judul Artikel | Implementasi Kebijakan Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) di Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Angka kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Purbalingga tergolong rendah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya angka kepemilikan sertifikat tanah, di antaranya rendahnya kesadaran dari masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya serta jarak antara tempat tinggal dengan pusat kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan PRONA di Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sehingga didapatkan sasaran penelitian sebanyak 100 responden yang merupakan penerima program. Selain itu, peneliti juga menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program seperti perbedaan jumlah batasan bidang tanah bagi penerima program. Selain itu banyak masyarakat yang mengeluh karena pihak BPN yang kurang responsif dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat. Masih terdapat hambatan dalam pelaksanaan program, seperti kondisi medan yang sulit dan jarak yang jauh dari pusat kota. Diperlukan adanya kerjasama antara pihak BPN dengan masyarakat dalam pelaksanaan program agar tujuan program dapat tercapai. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Ownership rate of land certificate in Purbalingga regency includes low. Those violated are caused by lack of self awareness of society for register their lands and far distance between their residence and town center. The purposes of this research are to determine implementation of Agrarian Project of National Operations (PRONA) in Purbalingga. Methods in this research used a descriptive quantitative methods. Sampling technique used multistage random sampling, so target research as much as 100 respondents as program receiver. Besides, researcher also used data collection techniques like interview, observation, and documentation. Data analysis used frequency distribution analysis.The result of research indicate that is inappropriate in the implementation of program such as differentiation in boundary amount of land fields for program receiver. Besides, many communities who complain because BPN less responsible in following up the complains of communities. There are still found obstacles in the program implementation, like area condition which is difficult to passed and the distance of area which is far from the center of town. Based on the research result, the need for cooperation between governments and communities in the implementation of program so the program objectives can be achieved. |
| Kata kunci | implementasi, sertifikat tanah, Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) |
| Pembimbing 1 | Drs. Pawrtha Dharma, M. Si. |
| Pembimbing 2 | Tobirin, S.Sos., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. P. Israwan S., MS. |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2015-11-17 07:09:47.282586 |
|---|