Artikel Ilmiah : A1H011085 a.n. PAIZAL ASHARI

Kembali Update Delete

NIMA1H011085
NamamhsPAIZAL ASHARI
Judul ArtikelPENGUKURAN KARAKTERISTIK OPTIK KEDELAI KUNING TUNGGAL (Glycine max L. Merill) PADA BERBAGAI KADAR AIR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kedelai kuning (Glycine max L. Merill) adalah sejenis kacang-kacangan yang merupakan sumber protein nabati dan lemak yang cukup tinggi. Produksi kedelai harus diimbangi dengan peningkaatan kualitas kedelai. Kadar air adalah salah satu parameter kualitas kedelai yang perlu diperhatikan. Salah satu pengujian kualitas mutu komoditas pertanian
yaitu berbasis karakteristik optik. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: Mengetahui karakteristik optik (reflektansi) kedelai kuning utuh, rusak dan terkontaminasi pada berbagai kadar air dan menentukan persamaan matematis hubungan antara karakteristik optik (reflektansi) dengan kadar air kedelai kuning utuh, rusak dan terkontaminasi. Pengukuran karakteristik optik dilakukan menggunakan 40 sensor LDR yang diintegrasikan dalam integrating sphere. Karakteristik optik yang dikaji adalah perilaku kedelai dalam memantulkan cahaya bright white, laser 532 nm, dan laser 650 nm yang dijatuhkan pada permukaannya. Cahaya yang dipantulkan oleh kedelai ditangkap dengan sensor LDR dan intensitas cahaya pantulan dinyatakan dengan tahanan yang dihasilkan oleh sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran dengan menggunakan tiga sumber cahaya untuk kedelai kuning tunggal utuh, rusak dan terkontaminasi menujukkan bahwa karakteristik optiknya memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainya. Perbedaan karakteristik optik tersebut pada penggunaan sumber cahaya 650 memiliki respon paling baik terhadap perubahan kadar air pada kondisi kedelai kuning terkontaminasi, untuk cahaya 532 nm memiliki respon paling baik terhadap perubahan kadar air pada kondisi kedelai kuning rusak, serta pada cahaya bright white memiliki respon paling baik terhadap perubahan kadar air pada kondisi kedelai kuning utuh.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soybean (Glycine max L. Merill) is a kind of nuts that is a source of vegetable protein and is high in fat in which it has a good nutrient content. Production of soybean must be accompanied with improved quality of the soybean. The moisture content is one of the soybean quality parameters that need to be considered. One of the quality testing of
agricultural commodities that is based on the quality of the optical characteristic. The purpose of this study, namely: to know the characteristics of the optical (reflectance) soybean seeds intact, damaged and contaminated on different levels of moisture content and determine the mathematical equation of relationship between the optical characteristics (reflectance) with a moisture content of soybean intact, damaged and contaminated. Measurement of optical characteristics was performed using 40 sensors are integrated in the LDR integrating sphere. Optical characteristics studied is the behavior of soybean in a bright white to reflect light, laser 532 nm, and 650 nm laser that was dropped on the surface. Light reflected by red beans LDR captured by the sensor and the intensity of reflected light is expressed by the prisoners generated by the sensor. The results showed that the measurement using three light sources for a single yellow soybean intact, damaged and contaminated showed that the optical characteristics have differences with each other. Differences in optical characteristics is the use of the light source 650 has a response best to changes in water levels on the condition of yellow soybean contaminated, to the light of 532 nm have a response best to changes in
moisture conditions yellow soybeans damaged, as well as in the light of bright white have a response best to changes in water levels in yellow soybeans intact conditions.
Kata kuncikedelai kuning, kadar air, sensor LDR, dan karakteristik optik.
Pembimbing 1Ir. Agus Margiwiyatno, M.S., Ph.D.
Pembimbing 2Riana Listanti, S.TP., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2015-11-16 17:42:37.443123
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.