| NIM | H1C011023 |
| Namamhs | HARYO BISMOKO PRIYOTOMO |
| Judul Artikel | Analisis Aliran Daya untuk Perbaikan Rugi Tegangan dan Rugi Daya Sistem Distribusi 20 kV Gardu Induk Purbalingga dengan Perbandingan Metode Newton Raphson dan Fast Decoupled |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sistem distribusi listrik merupakan bagian sistem tenaga listrik yang dinamis dimana parameter serta keadaannya berubah secara terus menerus terhadap waktu operasionalnya. Akibat perubahan keadaan yang terus menerus tersebut, analisis aliran daya dibutuhkan untuk menentukan kondisi operasi sistem tenaga dalam keadaan handal serta untuk mendapatkan nilai rugi tegangan dan rugi daya. Salah satu metode yang digunakan untuk analisis aliran daya adalah Newton Raphson dan Fast-Decoupled. Untuk menganalisis hal tersebut maka digunakan sistem distribusi 20 KV Gardu Induk Purbalingga Trafo 1 dimana terdapat feeder PBG 1, PBG 2, PBG 3, PBG 4, dan PBG 5 yang melayani sistem. Berdasarkan hasil simulasi pada ETAP 12.6.0 didapatkan tegangan jatuh sebesar 8,3% untuk PBG 01, 13,83% untuk PBG 02, 5,97% untuk PBG 03, 3,89% untuk PBG 04 dan 8,17% untuk PBG 05. PBG 01, 02, dan 05 masih memiliki drop voltage melebihi batas yang diizinkan di SPLN No.72 tahun 1987 yaitu sebesar 5%. Dengan pembagian pembebanan maka dihasilkan drop voltage sebesar 5,7% untuk PBG 01, 11,1% untuk PBG 02, 1,6% untuk PBG 03, 0,42% untuk PBG 04 dan 3,73% untuk PBG 05 dimana PBG 01 dan PBG 02 masih memiliki drop voltage melebihi 5%. Untuk mengatasinya dapat melakukan penempatan bank kapasitor, penggantian saluran dengan impedansi kecil dan menggunakan tapping trafo |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Electricity distribution system are a part of dynamic electric power system which have a different condition and parameter constantly. Load flow analysis is needed for determining power system operation to be relied and receiving losses and drop voltage value, as a result of different constant. Newton Raphson and Fast Decoupled are one of method which used in load flow analysis. 20 kV Purbalingga Substation Distribution System are used for analyzing this case which have PBG 01, PBG 02, PBG 03, PBG 04 and PBG 05 as a feeder in Transformator 1. 8,3% for PBG 01, 13,83% for PBG 02, 5,97% for PBG 03, 3,89% for PBG 04, and 8,17% for PBG 05 are received as a drop voltage value, based on ETAP 12.6.0 simulation result. PBG 01, PBG 02 and PBG 05 are still have an overlimit drop voltage value which have 5% overlimit value based on SPLN No. 72:1987 permission. Using load distribution, 5,7% for PBG 01, 11,1% for PBG 02, 1,6% for PBG 03, 0,42% for PBG 04 and 3,73% for PBG 05 are received as a drop voltage value using load distribution which PBG 01 and PBG 02 are still have an overlimit drop voltage. Using bank capacitor, subtituting line with few impedance and using transformator tap are a way for resolving drop voltage problem. |
| Kata kunci | Sistem Distribusi, Analisis Aliran Daya, Newton Raphson, Fast Decoupled |
| Pembimbing 1 | Winasis, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 2 | Hari Prasetijo, S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2015-11-15 15:03:05.789258 |
|---|