Artikel Ilmiah : C1A010024 a.n. CHRIESNA FADHILAH MOCHAMAD ANGGASUDJANA

Kembali Update Delete

NIMC1A010024
NamamhsCHRIESNA FADHILAH MOCHAMAD ANGGASUDJANA
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA MONUMEN PERJUANGAN KOTA BANDUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul ini "Faktor Mempengaruhi pada Pendapatan dari PKL di Bandung Monnumen Perjuangan Region". Objek penelitian ini adalah PKL non-makanan dan penjual makanan jalanan. Penelitian ini bertujuan untuk: (a) membandingkan pendapatan dari non-makanan dan makanan PKL; (b) menganalisis bagaimana pengaruh modal, lokasi, tenaga kerja, asal PKL, dan latar belakang pendidikan pada pendapatan PKL di wilayah Bandung Monumen Perjuangan; (c) memahami tingkat pendapatan yang non-makanan dan makanan PKL di kawasan Monumen Perjuangan di kepatuhan Standar Hidup Kebutuhan (SLN) berdasarkan peraturan Bandung. Penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan melalui Cluster Random Sampling mengakuisisi 119 responden secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode yang berbeda avarage tes, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda untuk menganalisis data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan PKL non-makanan IDR1,242,599.00 dan PKL makanan IDR1,786,142.00. Ini menunjukkan bahwa pendapatan dari jalan makanan vendor ≥ dari PKL non-makanan. Variabel (modal, lokasi, tenaga kerja, asal PKL, dan latar belakang eduaction) mempengaruhi tingkat pendapatan yang pada suatu waktu. Untuk jalan non-makanan vendor variabel tenaga kerja tidak signifikan mempengaruhi tingkat pendapatan ini. Variabel latar belakang pendidikan tidak terpengaruh pada tingkat pendapatan yang dari penjual makanan jalanan. Data tingkat pendapatan yang dikumpulkan melalui 32 responden dari PKL non-makanan (60,49%) tidak memenuhi syarat SLN dan sisanya 49 responden (39,51%) yang SLN berkualitas. Sedangkan 14 responden dari penjual makanan jalanan (36,84%) tidak memenuhi syarat SLN dan sisanya 24 responden (63,16%) yang SLN berkualitas.
Implikasi dari penelitian ini karena variabel tenaga kerja tidak berpengaruh pada PKL pendapatan non-makanan, sehingga mereka harus meningkatkan modal, ditempatkan untuk dekat pintu masuk, beradaptasi lebih cepat tentang condicition tempat perdagangan dan meningkatkan pendidikan formal. Karena pengaruh tenaga kerja dan tingkat pendidikan mempengaruhi jalan pendapatan penjual makanan, sehingga tingkat kerja energi perlu ditingkatkan dan tidak lebih meningkatkan pendidikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled “Factors Affect on The Income of Street Vendors in Bandung Monnumen Perjuangan Region”. The object of this research are the non-food street vendors and the food street vendors. This research aims at: (a) comparing the income of the non-food and food street vendors; (b) analyzing how the effect of capital, location, labor, origin of the street vendors, and the education background on the income of street vendors in Bandung Monumen Perjuangan region; (c) understanding the income’s level of the non-food and food street vendors in Monumen Perjuangan region in the compliance of Standard Living Needs (SLN) based on Bandung regulation. This research uses a survey method, whereas through a Cluster Random Sampling acquire 119 respondents overall. This research uses avarage different test method, classical assumption test, and multiple linear regression to analyze the data.
The result of this research reveals that the average income of the non-food street vendors is IDR1,242,599.00 and the food street vendors is IDR1,786,142.00. It shows that the income of the food street vendors ≥ than the non-food street vendors. The variables (capital, location, labor, origin of the street vendors, and the eduaction background) affected on the income’s level at a time. For the non-food street vendors labor variable is not significantly affected on the income’s level. The education background variable is not affected on the income’s level of the food street vendors. The income’s level data collected through 32 respondents of the non-food street vendors (60,49%) are not SLN qualified and the rest 49 respondents (39,51%) are SLN qualified. Whereas 14 respondents of the food street vendors (36,84%) are not SLN qualified and the rest 24 respondents (63,16%) are SLN qualified.
The implication of this research because labour variable does not effect on income non-food street vendor, so they should raise of capital, placed to near of the entrance, adapt faster about the condicition of place of commerce and improve education formal. Because labour influence and educational level are affecting income street vendor food, so level of energy work need to be increased and no more improve education.

Kata kunciPedagang kaki lima non makanan, pedagang kaki lima makanan, cluster random sampling, kebutuhan hidup layak
Pembimbing 1Drs. Rakhmat Priyono,ME
Pembimbing 2Dra. Dijan Rahajuni,M.Si
Pembimbing 3Dr. Abdul aziz, SE,M.Si
Tahun2015
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2015-11-13 10:44:04.225316
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.