Artikel Ilmiah : C1A011028 a.n. KURNIA RAMADHAN

Kembali Update Delete

NIMC1A011028
NamamhsKURNIA RAMADHAN
Judul ArtikelAnalisis Efisiensi Usaha dan Strategi Pengembangan pada UMKM Batik Gumelem di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Efisiensi Usaha dan Strategi Pengembangan pada UMKM Batik Gumelem di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Dimana yang melatar belakangi penelitian ini yakni produksi batik yang berbeda-beda tiap pengusaha ditambah kurang dapat bersaingnya Batik Gumelem dengan batik-batik lainnya yang sudah lebih dulu terkenal sehingga perlu dilakukan analisis ilmiah untuk bisa mengetahui analisis ekonomi dari setiap usaha batik yang ada dan juga memformulasikan strategi pengembangan ke depan dalam rangka mengembangkan Batik Gumelem di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara.
Penelitian ini memakai metode sensus. Responden adalah pengusaha Batik Gumelem di Kecamatan Susukan dengan total responden berjumlah empat orang. Penelitian ini dilakukan untuk untuk menganalisis tingkat efisiensi usaha, titik impas (break even point) serta merumuskan strategi pengembangan daripada usaha Batik Gumelem tersebut. Alat analisis yang digunakan dalam peneitian ini yakni rumus efisiensi usaha (R/C Ratio), BEP, dan Analisis SWOT.
Hasil Analisis penelitian yang didapat dari penghitungan R/C Ratio menunjukkan bahwa secara umum keempat Usaha Batik Gumelem yang dijadikan studi kasus penelitian telah efisien hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai R/C Ratio > 1 dengan nilai rata-rata R/C Ratio 1,356. Sedangkan dari analisis penghitungan BEP menunjukkan bahwa usaha Batik Gumelem di Kecamatan Susukan telah melebihi titik impas (break even point) atas dasar harga dan atas dasar unit dengan nilai atas dasar harga sebesar Rp88.447,49 dan atas dasar unit yakni sebesar 27,98 unit. Selanjutnya hasil analisis SWOT menunjukkan pengembangan usaha Batik Gumelem di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara berada pada sel I dengan perolehan skor Matriks IFE sebesar 3,452 dan Matriks Skor EFE sebesar 3,522 dimana hal ini menunjukkan strategi terbaik yang dapat diterapkan ialah strategi pertumbuhan dan pengembangan dimana dari sel tersebut implementasi strategi yang dapat dilakukan yakni strategi intensif dan strategi integratif.
Implikasi dari penelitian ini ialah usaha Batik Gumelem di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara dapat terus dilanjutkan karena telah memberikan keuntungan. Beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha Batik yakni dengan pengikutsertaan pembatik pada pelatihan-pelatihan membatik yang diadakan oleh Pemkab. Banjarnegara, mengoptimalkan berbagai media promosi seperti media internet, media elektronik, maupun promosi dari mulut ke mulut dan juga membuat paguyuban pengusaha Batik Gumelem serta melakukan strategi intensif dan integratif yang telah dirumuskan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The tittle of this research is “Analysis of Bussiness Efficiency and Development Strategies at Batik Gumelem Micro Enterprises in Susukan Subdistrict Banjarnegara. Where the background of this research is production of batik are different in every entrepreneur and also Batik Gumelem less can compete with another batik which already famous so the scientific analysis needs to be done to know economic analysis from every existing batik bussiness and also to formulate future development strategies in order to develop Batik Gumelem in Susukan District Banjarnegara.
This research used census method. Respondents were Batik Entrepreneur in Susukan Subdstrict with total respondents amounted 4 person. This research is aimed to analyze the level of bussniness efficiency, break even point, and also formulating development strategies of Batik Gumelem bussiness. Analysis tools used are efficiency formula (R/C Ratio), BEP, and SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) analysis.
The result of efficiency formula analysis (R/C Ratio) showed that the fourth of Batik Gumelem Bussnness which be an object of this research already efficient, this statement proven with the score of R/C Ratio more higher than 1 with average score is 1,356. Meanwhile the result of BEP analysis showed that Batik Gumelem Bussniess in Susukan District already exceed break even point based on price and unit. Where the score based on price analysis amount is Rp88.447,49 and then based on unit analysis amount is 27,98 unit. Furthermore the result of SWOT analysis showed that Batik Gumelem Development Bussininess located are on the cell 1 with the IFE Matrix score amount by 3,452 and EFE Matrix score amount by 3,522 where this statement showed the best strategic can be applied is growth strategies and development strategies with intensive and integrative strategies as an implementation.
The implication of this research are Batik Gumelem Bussniness in Susukan Subdistrict Banjarnegara can be continued because they have given benefit. Some steps that can be done to developing batik bussiness are involving the worker to do the batik trainnings which presented by Banjarnegara’s government, optimalize every marketing media such as internet media, electronic media, promotion by word of mouth, and also make batik bussiness association, applied intensive and integrative strategies which previously formulatted.

Kata kunciKata Kunci: UMKM, R/C Ratio, BEP, Analisis SWOT.
Pembimbing 1Drs. Harry Pudjianto, MM.
Pembimbing 2Dra. Neni Widayaningsih, MM.
Pembimbing 3Drs. Sukiman, MP.
Tahun2015
Jumlah Halaman34
Tgl. Entri2015-11-12 23:28:03.3787
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.