| NIM | H1K010027 |
| Namamhs | FIQRI FAHMI |
| Judul Artikel | ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERUBAHAN GARIS PANTAI DENGAN TINGKAT KERAPATAN MANGROVE DI LAGUNA SEGARA ANAKAN BAGIAN BARAT BERBASIS PEMANFAATAN CITRA LANDSAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Segara Anakan terletak di antara 7°35'- 7°46' LS, 108°45'- 109°01' BT, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Segara Anakan merupakan sistem laguna semi tertutup yang terhalang oleh Pulau Nusakambangan dan dikelilingi oleh muara sungai. Sungai Citanduy memiliki debit air dan sedimen tinggi. Sebanyak 75% sedimen dari Sungai Citanduy diendapkan di Laguna Segara Anakan dan 25% berasal dari material yang dibawa sungai lainya. Sedimentasi yang terjadi mempengaruhi perubahan garis pantai.Untuk mengetahui perubahan garis pantai dianalisis secara multi temporal dengan menggunakan Citra Satelit Seri Landsat (sensor TM) tahun 1994 dan (sensor ETM+) tahun 2003 dan Citra Landsat 8 tahun 2014. Metode yang digunakan untuk mengetahui perubahan garis pantai dilakukan melalui sistim informasi geografis (SIG) dengan memanfaatkan software ArcGIS 10 dan ER mapper 7.1. Pengukuran tingkat kerapatan mangrove hanya dilakukan pada pohon (trees) dengan ukuran petak contoh 10 x 10 m. Hasil dari analisis adalah perubahan garis pantai yang mengarah kedalam (abrasi) sebesar 0 m/tahun. Perubahan garis pantai yang mengarah keluar (akresi) sebesar 5,1m/tahun. Kondisi mangrove di Laguna Segara Anakan Bagian Barat berkategori rusak dengan Sonneratia caselioralis jenis yang mendominasi. Mangrove memiliki pengaruh yang kecil terhadap perubahan garis pantai di Laguna Segara Anakan. Sedimentasi di Segara Anakan mengancam eksistensi kawasan mangrove.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Segara Anakanis located between °35' - 7°46' LS, 108°45' - 109°01' BT, Cilacap district, Central Java. The Segara Anakan Lagoon is the Lagoon system of semi-enclosed which is un obstructed by Nusakambangan island and surrounded by estuary. Citanduy river has discharge of water and a high sediment. As many as 75% sediments of Citanduy river were precipitated in the Segara Anakan lagoon and 25% derived from the materials which carried by the other river. An occured sedimentation affects the coastline alteration. To knows it change was analyzed in multitemporal using Satellite Imagery of Landsat Series (sensor TM) in 1994 and (ETM +sensor) in 2003 and Landsat 8 in 2014. The method which used to know the coastline alteration was done through geographical information systems (GIS) with utilize software ArcGIS 10 and ER Mapper 7.1. The level measurement of mangrove density is only done on the mangrove trees (trees) with the size of sample plots 10x10m. The result of analysis was the costline alteration that leads into (abration) as big as 0m/year. The costline alteration that leads out (accretion) was 5.1m/year. The condition of mangroves in the Segara Anakan Lagoon Western categorized damage with Sonneratia caselioralis species that dominating. Mangrove has a little effect toward the costline alteration in the Segara Anakan Lagoon. Sedimentation in Segara Anakan Lagoon endangers the existence of mangrove areas.
|
| Kata kunci | Segara Anakan, Perubahan garis pantai, Citra Landsat, Mangrove |
| Pembimbing 1 | Dr. H. Endang Hilmi, S. Hut, M.Si |
| Pembimbing 2 | Tri Nur Cahyo, S.T, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2015-11-11 09:21:40.691222 |
|---|