Artikel Ilmiah : E1A011127 a.n. YUDHISTIRA SETYA WARDHANA
| NIM | E1A011127 |
|---|---|
| Namamhs | YUDHISTIRA SETYA WARDHANA |
| Judul Artikel | REPOSISI KEDUDUKAN KEPOLISIAN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kepolisian merupakan lembaga hukum dan hidup dalam komunitas yang lebih besar, maka peletakan lembaga kepolisian dalam suatu organisasi negara menjadi lebih penting, karena akan berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan serta kinerja (performance) lembaga kepolisian. Karena itu ketidak-tepatan dalam memposisikan lembaga kepolisian dalam ketatanegaraan akan menciptakan problematika bagi lembaga kepolisian tersebut dalam menjalankan tugas dan wewenanganya sebagai kepolisian negara. Kedudukan polisi yang sekarang kembali menjadi perdebatan dalam kajian ilmiah. Publik memandang kedudukan polisi berada dibawah presiden cenderung akan dipolitisasi dan disalahgunakan. Sehingga Polri menjadi seperti state police dimana dominasi negara melekat padanya (polisi sebagai alat kekuasaan). Penelitian ini menjelaskan mengenai kedudukan kepolisian dalam sistem ketatanegaraan Indonesia masa kini dan masa yang akan datang.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, pendekatan perbandingan dan pendekatan analisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa kedudukan Kepolisan dibawah kementerian lebih banyak aspek positifnya, sehingga reposisi kedudukan kepolisian itu dibutuhkan untuk menciptakan kepolisian yang benar-benar melaksanakan peran dan fungsinya secara maksimal sesuai dengan amanat tujuan negara yang tercantum dalam paragraph keempat UUD 1945 serta dapat sekaligus mengembalikan aspek filosofi yang memuat nilai-nilai kepolisian sebagai abdi utama warga negara dalam menjaga ketertiban pribadi rakyat. Kata Kunci : Kepolisian, Reposisi, Kedudukan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Police is a legal institution and exist in a larger community, so positioning a police institution in state organization is becoming more important because it will affect the performance of duties, responsibilities and performance of the police. Because of that, the inaccuracy in positioning police institution in the state administration will create the problems for the police institution in performing their duties and authorities as a police state. The position of police are now becoming a debate in the scientific study. Public argued that the police position under the president tends to be politicized and abused. So that the Police is like police state in which the dominance of state attached to it (the police as a tool of power). This research explains the position of Indonesian police in the constitutional system of the present and the future. The method in this research is normative juridical with the legislation approach, conceptual approach, comparative approach and analytical approach. The result showed that the position of Police under the Ministry has more positive aspects, thereby repositioning the police is needed to create Police that really carry out roles and functions optimally in accordance with the mandate of the destination countries listed in paragraph four of the 1945 Indonesian Constitution and can simultaneously restore the philosophy aspects which contains the values of the police as the main part of the citizens in keeping people's personal order. Keywords: Police, Repositioning, Position. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Kepolisian, Reposisi, Kedudukan. |
| Pembimbing 1 | Prof.Dr.H. Muhammad Fauzan, S.H.,M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Tenang Haryanto, S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr.Riris Ardhanariswari, S.H.,M.H. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2015-11-10 12:48:02.543926 |