| NIM | H1D011052 |
| Namamhs | RIADIANO MUHAMMAD |
| Judul Artikel | PERILAKU DINDING PASANGAN BATA RANGKA KAYU KELAPA (GLUGU) LAMINASI AKIBAT BEBAN SIKLIK |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penggabungan unsur kayu dalam rumah modern sebagai struktur sekarang ini merupakan hal yang sangat diminati. Masyarakat mulai menggabungkan nuansa tradisional dari kayu dengan konsep minimalis. Namun keterbatasan kayu mengharuskan digunakannya bahan pengganti atau solusi lain yang dapat menggantikan fungsi dari kayu itu sendiri. Pemanfaatan kayu kelapa atau glugu dapat menjadi solusi masalah tersebut karena berlimpahnya potensi glugu di Indonesia. Penggunaan sistem laminasi juga dapat menjadi solusi yang baik sehingga masalah tersebut dapat teratasi. Penggabungan dua solusi di atas menjadi kayu glugu laminasi atau glulam bukan saja dapat menjadi solusi yang sangat baik karena dapat mengatasi masalah keterbatasan bahan baku kayu tersebut namun juga bisa digunakan dalam kebutuhan struktur dengan ukuran besar namun tetap ramah lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas, potential energy, hysteretic energy, kekakuan siklus, Equivalent viscous damping rasio (EVDR), daktilitas yang terjadi dan pola keruntuhan dari dinding pasangan bata kerangka beton dan dinding kerangka glugu laminasi menggunakan metode pembebanan siklik. Dinding pasangan bata yang dibuat tidak menggunakan plesteran, berdimensi 2,3 x 2,3 meter dan pengujian siklik yang dilakukan menggunakan pembebanan berdasarkan FEMA 461. Kenaikan pada awal simpangan sebesar 0,5 mm sampai siklus ke-10 dan siklus selanjutnya kenaikan 5,0 mm dengan tiga kali siklus perulangan. Untuk keakuratan pembacaan simpangan dipasang 4 buah LVDT pada dinding pasangan bata. Hasil yang didapatkan adalah dinding bata kerangka glulam mengalami penurunan kapasitas sebesar 4, potential energy sebesar 66,195 kN.mm. hysteretic energy sebesar 32,261 kN.mm, EVDR sebesar 0,44 % dari dinding bata kerangka beton. Kedua dinding tersebut mengalami penurunan dan memiliki pola keruntuhan geser.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The incorporation of elements of timber in modern home nowadays is in great demand. The community began to combine traditional nuance on the wood with a minimalist concept. But the limitations of timber requires the use of substitute materials or other solution that can replace the function of the timber itself. Utilization of coconut timber can be a solution to these problems because of the abundance of potential timber in Indonesia. The use of lamination systems can also be a good solution so that the problem can be resolved. The merger of the two solutions above into the timber laminate can be an excellent solution because it's not just resolve the problem of limited raw material timber but can also be used in the construction that requires a large extra dimensions yet still friendly environment. This study aims to determine the capacity, potential energy, hysteric energy, cycle stiffness, Equivalent viscous damping ratios (EVDR), ductility occurs and pattern collapse of a brick masonry concrete frame and coconut timber laminated using cyclic loading. In this study a brick masonry not use plaster, has measure 2,3 x 2,3 meter and under cyclic loading based on FEMA 461. The displacement increasing 0,5 mm for first cycles until 10 th cycles and the next cycles increasing 5 mm with three repetitive. To that more accurate , we assembled 4 LVDT on the wall. The result is a brick masonry coconut timber laminated frame capacity decreased by 4, potential energy of 66.195 kN.mm. hysteretic energy amounted to 32.261 kN.mm, EVDR of 0.44% of the brick masonry of concrete frame. Both walls are impaired and have a pattern of shear failure.
|
| Kata kunci | Kayu Glugu laminasi, dinding bata, beban siklik, Daktilitas |
| Pembimbing 1 | Dr. Nor Intang, S.H., S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Dr. IGL Bagus Eratodi, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2015-11-02 10:17:43.415073 |
|---|