| NIM | F1C009068 |
| Namamhs | ANANG FIRMANSYAH |
| Judul Artikel | Visualisasi Suku Baduy Melalui Fotografi (Studi Analisis Semiotika Buku Foto “Urang Kanekes (Baduy People)” Karya Don Hasman) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Suku Baduy adalah satu diantara berbagai macam suku asli dari kebudayaan Indonesia yang hingga kini masih menjaga keaslian peninggalan leluhurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang ada pada lambang-lambang visual pada buku foto Urang Kanekes (Baduy People) karya Don Hasman yang menggambarkan kehidupan Suku Baduy Luar dan Dalam. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode semiotika dan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Peneliti memilih beberapa foto dalam buku foto Urang Kanekes (Baduy People). Dari penelitian yang telah dilakukan dengan mengggunakan teori semiotika Barthes, yaitu pemaknaan denotatif, konotatif, dan mitos. Hasil penelitian menyimpulkan masih terjaganya kebudayaan baduy hingga sekarang. Meskipun sudah ada sedikit campur tangan dengan budaya luar. Pembedahan makna pada tahapan konotatif menimbulkan suatu makna baru yang interpretasinya akan berbeda bagi setiap orang dengan subyektifitas yang berbeda. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Baduy is one of many origin tribes in Indonesia's culture which still exist and and keeps the authenticity of its ancestors's heritage until now. The purpose of this research is to study about the meaning of visual symbol that written in Urang Kanekes (Baduy People), a photograph book by Don Hasman. It is describe the full life story of Outside Baduy's tribe and Inside. This research is uses qualitative type which has descriptive character with semiotic method and semiotic Roland Barthes theory. The writer choosed some photos in photograph book of Urang Kanekes (Baduy People). According to the research that uses theory of semiotic Barthes (definition making that use denotative, connotative, and myth), the writer made a conclusion that Baduy's culture are still well existing until now. Although mix with some little acculturation. Redefinition of meaning in connotative phase will make a new meaning that has different interpreting for everyone with different subject. |
| Kata kunci | Suku Baduy, Semiotika, Roland Barthes |
| Pembimbing 1 | P. Imam Prawoto Jati, M. I. Kom. |
| Pembimbing 2 | Dr. Wisnu Widjanarko, M. Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Toto Sugito, M. Si |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2015-10-29 18:07:06.932207 |
|---|