Artikel Ilmiah : D1E010139 a.n. AGUS SUBARKAH
| NIM | D1E010139 |
|---|---|
| Namamhs | AGUS SUBARKAH |
| Judul Artikel | NILAI HEMATOKRIT DAN MEAN CORPUS VOLUME (MCV) PADA BERBAGAI AYAM SENTUL BETINA UMUR 18 MINGGU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai Hematokrit dan Mean Corpus Volume pada berbagai ayam sentul betina umur 18 minggu. Materi yang digunakan adalah 175 ekor ayam sentul betina umur 18 minggu yang terdiri dari lima jenis ayam Sentul, yang dipelihara selama 11 minggu mulai umur 7-18 minggu. Perlakuan yang diuji adalah berbabagai ayam Sentul yang terdiri dari Sentul Abu, Sentul Batu, Sentul Debu, Sentul Emas dan Sentul Geni. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah nilai Hematokrit dan Mean Corpus Volume (MCV) pada berbagai ayam sentul betina umur 18 minggu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian diperoleh nilai Hematokrit rataan masing-masing perlakuan adalah 26,4 (Sentul Abu); 27.4 (Sentul Batu); 26,0 (Sentul Debu); 26,6 (Sentul Emas) dan 27,6 (Sentul Geni), sedangkan rataan Mean Corpus Volume (MCV) masing-masing perlakuan adalah 109,36 (Sentul Abu); 112,42 (Sentul Batu); 105,00 (Sentul Debu); 123,25 (Sentul Emas) dan 112,84 (Sentul Geni). Hasil analisis variansi menujukan bahwa perlakuan berbagai ayam Sentul periode pertumbuhan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai Hematokrit dan Mean Corpus Volume (MCV). Kesimpulan penelitian ini bahwa berbagai ayam Sentul periode pertumbuhan tidak ada perbedaan yang nyata dilihat dari nilai Hematokrit dan Mean Corpus Volume (MCV). Kata kunci : Ayam sentul, Hematokrit, Mean Corpus Volume (MCV) |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purpose of this research is to examine the difference between Hematocrit Value and Mean Corpus Volume (MCV) in various Sentul hens having aged 18 weeks. 175 hens consisting of five types of Sentul chicken, i.e., Sentul Abu, Sentul Batu, Sentul Debu, Sentul Emas and Sentul Geni, are utilized as the research materials. They have been raised for 11 weeks since they were 7 weeks old. The research applies an experimental method framed within the Completely Randomized Design (CRD). The parameters being observed are Hematokrit Value and Mean Corpus Volume (MCV) of the chicken after 18 weeks old. Data are analyzed by using the variant analysis. The average of hematocrit value are 26,4 (Sentul Abu); 27,4 (Sentul Batu); 26,0 (Sentul Debu); 26,6 (Sentul Emas) and 27,6 (Sentul Geni), while that of Mean Corpus Volume (MCV) are 109,36 (Sentul Abu); 112,42 (Sentul Batu); 105,00 (Sentul Debu); 123,25 (Sentul Emas) and 112,84 (Sentul Geni). The Variant analysis indicates that the treatment does not have significant effects (P> 0.05) on Hematocrit Value and Mean Corpus Volume (MCV). This research concludes that various Sentul chickens did not have significant differences in terms of hematocrit values and Mean Corpus Volume (MCV). Keywords: Sentul Chicken, Hematocrit, Mean Corpus Volume (MCV) |
| Kata kunci | Ayam sentul, Hematokrit, Mean Corpus Volume (MCV) |
| Pembimbing 1 | Ir. H. Imam Suswoyo, M.Agr. Sc |
| Pembimbing 2 | Ir. Endro Yuwono, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2015-10-25 15:40:29.552782 |