Artikel Ilmiah : G1A011086 a.n. TIYO NURAKHYAR

Kembali Update Delete

NIMG1A011086
NamamhsTIYO NURAKHYAR
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA FREKUENSI KEJADIAN DIARE AKUT DENGAN PERTUMBUHAN BALITA USIA 2 – 3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWALO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Diare akut adalah keadaan seseorang mengalami defekasi dengan konsistensi lembek hingga cair dan/atau frekuensi lebih dari 3 kali sehari. Sebanyak 1.7 milyar orang di dunia menderita diare akut pertahunnya. Diare dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi, yang merupakan faktor penting pertumbuhan. Dapat pula menyebabkan penurunan nafsu makan dan gangguan pencernaan, sehingga menurunkan penyerapan nutrisi.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi kejadian diare akut dengan pertumbuhan balita usia 2-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rawalo.
Metodologi : Desain studi yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah balita usia 2 – 3 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Rawalo. Metode sampling yang digunakan yaitu consecutive sampling.
Hasil : Hasil analisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman dan Pearson didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi kejadian diare akut dengan pertumbuhan anak (p < 0.05), dengan korelasi sangat kuat pada z-score BB/TB (r = -0.876) dan BB/U (r = -0.821) namun lemah pada TB/U (r = -0.317). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan ibu dan berat badan lahir anak dengan pertumbuhan anak (p > 0.05).
Kesimpulan : Diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi kejadian diare akut dengan pertumbuhan anak, dan tidak terdapat hubungan antara tinggi badan ibu dan berat badan lahir anak dengan pertumbuhan anak.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background : Acute diarrhea is condition of a person experiencing defecation with soft to liquid consistency, and/or frequency of more than 3 times per day. About 1.7 billion people in the world suffer from acute diarrhea annually. Diarrhea can cause impaired absorption of nutrients, which is an important factor of growth. Diarrhea can also cause decreased appetite and indigestion, thus decreasing the absorption of nutrients.
Objective : The purpose of this study was to determine relationship between frequency of occurrence acute diarrhea with growth in 2-3 year children.
Methods : This study design is observational analytic with cross sectional approach. The samples used were of 2-3 year children who lived in Puskesmas Rawalo working area. The sampling method used is consecutive sampling.
Results : Results of analysis using Spearman and Pearson corelasion test, found a significant association between frequency of acute diarrhea occurrence with growth in children (p < 0.05), with a very strong correlation to the z-score W/H (r = -0.876) and BB/U (r = -0.821) but weak on H/A (r = -0.317). There was no significant association between mother’s height and birth weight with growth of children (p > 0.05).
Conclusion : Conclude that there is a relationship between frequency of acute diarrhea occurrence with child growth, and there is no relationship between maternal height and birth weight with growth.
Kata kuncidiare, pertumbuhan, balita, z-score, nutrisi, tinggi badan, berat badan,
Pembimbing 1dr. Supriyanto, Sp.A
Pembimbing 2dr. Amalia Muhaimin, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-10-20 00:04:14.505212
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.