Artikel Ilmiah : A1C011032 a.n. RINA NURSANTI

Kembali Update Delete

NIMA1C011032
NamamhsRINA NURSANTI
Judul ArtikelHUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI DENGAN TINGKAT ADOPSI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengelolaan Tanaman Terpadu merupakan suatu usaha untuk meningkatkan hasil dan efisiensi input produksi dengan memperhatikan penggunaan sumberdaya alam secara bijak. Kecamatan Sumbang merupakan salah satu kecamatan yang telah mengadakan kegiatan SLPTT dari tahun 2008 sampai tahun 2013. Tingkat penerapan komponen PTT padi sawah antara petani yang satu dengan petani yang lainnya berbeda-beda. Kondisi ini tidak terlepas dari latar belakang petani yang berkaitan dengan keadaan karakteristik sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini yaitu (1) menganalisis tingkat adopsi petani terhadap pengelolaan tanaman terpadu padi sawah, dan (2) menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi petani dengan tingkat adopsi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dari tanggal 27 Maret 2015 sampai dengan 17 April 2015. Sasaran penelitian adalah petani padi sawah di Kecamatan Sumbang. Penelitian dilakukan dengan metode survai, dengan teknik pengambilan sampel two stage cluster sampling dan diperoleh sampel sebanyak 27 responden. Pengambilan data primer dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari internet dan berbagai pustaka mengenai informasi yang mendukung topik penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat adopsi petani terhadap pengelolaan tanaman terpadu di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dikategorikan dalam katagori sedang (20,44), (2) Hubungan karakteristik sosial ekonomi petani secara keseluruhan dengan tingkat adopsi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yaitu cukup kuat (0,424) dan signifikan. Secara parsial, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat adopsi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah. Umur, luas lahan, pendapatan, dan pengalaman berusahatani mempunyai hubungan yang tidak signifikan terhadap tingkat adopsi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Integrated Crop Management is an effort to increase the output and efficiency of production input by paying attention on how wise the utilization of natural resources. Sumbang District is one of districts which has conducted the SLPTT activity from 2008 until 2013. The level of ICM component application on paddy rice among one farmer to another farmers is diverse. This condition can not be separated from the farmers’ background relating to the state of socio-economic characteristics. The purpose of this research, i.e (1) analyze the level of farmers' adoption of the Integrated Crop Management on paddy rice, and (2) analyze the relationship of farmers’ socio-economic characteristics with the adoption level of Integrated Crop Management on paddy rice in Sumbang District, Banyumas Regency in 27 Marct 2015 to 17 April 2015. The research target is rice farmers in the Sumbang District. The study was conducted by survey method, with sampling technique two stage cluster sampling and obtained a sample of 27 respondents. Primary data were collected by interviews and direct observation, while secondary data obtained from the internet and various literature regarding information in support of the research topic. Data were analyzed using Spearman rank correlation analysis. The research result shows that (1) the level of farmers’ adoption on Integrated Crop Management in Sumbang District, Banyumas Regency is categorized as moderate category (20.44), (2) the overall relationship of farmers’ socio-economic characteristics with adoption level of Integrated Crop Management on paddy rice in Sumbang District, Banyumas Regency is strong enough (0.424) and significant. Partially, there is a significant relationship between the level of education with adoption level of Integrated Crop Management on paddy rice. Age, land area, income, and experience to farm does not have a significant relationship to the adoption level of Integrated Crop Management paddy rice.
Kata kunciAdopsi inovasi, Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Karakteristik sosial ekonomi petani
Pembimbing 1Ir. H. Adwi Herry K. E., M. P.
Pembimbing 2Ir. Kabul Setyadji, M. P.
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2015-10-19 11:38:46.059009
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.