Artikel Ilmiah : A1C011023 a.n. RATIH SETYOWATI
| NIM | A1C011023 |
|---|---|
| Namamhs | RATIH SETYOWATI |
| Judul Artikel | ANALISIS POTENSI WILAYAH KECAMATAN BERBASIS KOMODITAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN KEBUMEN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah sangat bergantung pada kemampuan daerah untuk mengembangkan segenap potensi yang ada di daerahnya. Pengoptimalan potensi sektor pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura dapat dilakukan dengan penentuan prioritas pengembangan komoditas pertanian yang menjadi basis di masing-masing kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, menganalisis komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis yang mempunyai pertumbuhan cepat di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, menganalisis komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis yang mempunyai daya saing yang baik di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, menganalisis komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis yang diprioritaskan untuk dikembangkan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, serta mengetahui pergeseran komoditas pangan dan hortikultura basis pada tahun periode pertama 2004-2008 dan tahun periode kedua 2009-2013 di masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode pengambilan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data produksi 20 komoditas tanaman pangan dan hortikulturan yang terdiri atas 6 komoditas pangan, 7 komoditas sayur dan 7 komoditas buah, serta Kabupaten Kebumen dalam Angka tahun 2004, 2008, 2009 dan 2013. Metode analisis data yang digunakan yaitu LQ, analisis Shift share, dan gabungan LQ dan Shift share. Hasil penelitian menunjukkan komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang menjadi basis di sebagian besar kecamatan di Kabupaten Kebumen adalah, a) komoditas pangan: ketela pohon, kacang kedelai dan kacang hijau; b) komoditas sayur: cabai, kacang panjang, kangkung, petai dan melinjo; c) komoditas buah: pisang, pepaya, mangga, nangka dan rambutan. Berdasarkan hasil analisis komponen pertumbuhan proporsional komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis yang mempunyai pertumbuhan cepat di sebagian besar kecamatan adalah, a) komoditas pangan: ketela pohon, ketela rambat dan kacang hijau; b) komoditas sayur: cabai, kacang panjang, ketimun, terong, kangkung dan petai; c) komoditas buah: pepaya, mangga, nangka dan rambutan. Berdasarkan hasil analisis komponen pertumbuhan pangsa wilayah komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis yang mempunyai daya saing baik di sebagian besar kecamatan adalah, a) komoditas pangan: ketela pohon, kacang tanah dan kacang hijau; b) komoditas sayur: cabai, kacang panjang dan melinjo; c) komoditas buah: pisang, pepaya, mangga, nangka dan rambutan. Berdasarkan hasil analisis prioritas pengembangan komoditas tanaman pangan dan hortikultura basis masing-masing kecamatan di Kabupaten Kebumen, komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang perlu dipertimbangkan untuk di kembangkan di tiap kecamatan di Kabupaten Kebumen adalah, a) komoditas pangan: ketela pohon, kacang hijau dan ketela rambat; b) komoditas sayur: cabai, kangkung, kacang panjang, dan petai; c) komoditas buah: nangka, pepaya, rambutan, bengkoang dan mangga. Berdasarkan hasil analisis, komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang mengalami pergeseran prioritas pengembangan di sebagian besar kecamatan di kabupeten Kebumen adalah, a) komoditas pangan: ketela pohon dan kacang hijau; b) komoditas sayur: cabai, kangkung, kacang panjang dan petai; c) komoditas buah: pepaya, manga, rambutan dan nangka. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The successful implementation of regional autonomy is highly dependent on the region's ability to develop all the existing potential in the region. Optimization potential of the agricultural sector, especially food crops and horticulture can be done by prioritizing the development of agricultural commodities which are the basis in each district. The purpose of this study was to analyze food crops and horticulture base in each district in Kebumen, analyzing food crops and horticulture base that has a rapid growth in their respective districts in Kebumen, analyzing food crops and horticulture base that has good competitiveness in each district in Kebumen, analyzing food crops and horticulture base priority to be developed in each district in Kebumen, as well as knowing the shift of food commodities and horticulture base in the first period 2004-2008 and year The second period 2009-2013 in each district in Kebumen. The basic method used in this research is descriptive. Making method done purposively research area. The data used is secondary data which includes production data 20 food crops and hortikulturan which consists of six food commodities, commodities 7 vegetable and fruit commodities 7, and Kebumen in Figures 2004, 2008, 2009 and 2013. The data analysis method used namely LQ, shift share analysis, and combined LQ and Shift share. The results showed food crops and horticulture which are the basis in most of the districts in Kebumen is, a) food commodities: cassava, soybean and green beans; b) commodity vegetables: peppers, green beans, kale, banana and gnetum gnemon; c) commodity fruit: bananas, papaya, mango, jackfruit and rambutan. Based on the analysis component proportional growth of food crops and horticultural base of each district in Kebumen, food crops and horticulture bases that have rapid growth in most of the districts are, a) food commodities: cassava, sweet potatoes and green beans; b) commodity vegetables: peppers, beans, cucumbers, eggplant, spinach and banana; c) commodity fruits: papaya, mango, jackfruit and rambutan. Based on the analysis component of the region share growth of food crops and horticultural base of each district in Kebumen, food crops and horticulture base which has good competitiveness in most of the districts are, a) food commodities: cassava, peanuts and beans green; b) commodity vegetables: peppers, beans and gnetum gnemon; c) commodity fruit: bananas, papaya, mango, jackfruit and rambutan. Based on the analysis of priority development of food crops and horticultural base of each district in Kebumen, food crops and horticulture that need to be considered to be developed in every district in Kebumen is, a) food commodities: cassava, green beans and potatoes propagation; b) commodity vegetables: peppers, kale, beans, and banana; c) commodity fruit: jackfruit, papaya, rambutan, yam and mango. Based on the analysis, food crops and horticulture experienced a shift in development priorities in most districts in Kabupeten Kebumen is, a) food commodities: cassava and green beans; b) commodity vegetables: peppers, kale, beans and banana; c) commodity fruits: papaya, manga, rambutan and jackfruit. |
| Kata kunci | Potensi Wilayah, Tanaman Pangan dan Hortikultura |
| Pembimbing 1 | Ir. TATANG WIDJOJOKO, M.P. |
| Pembimbing 2 | Ir. BAMBANG SUMANTO M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 307 |
| Tgl. Entri | 2015-10-15 10:39:56.121363 |