Artikel Ilmiah : F1B010108 a.n. WENNY KARMILYASARI
| NIM | F1B010108 |
|---|---|
| Namamhs | WENNY KARMILYASARI |
| Judul Artikel | EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN SOSIAL BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Evaluasi Implementasi Program Bantuan Sosial Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Banyumas.” Latarbelakang dari penelitian ini yaitu adanya tanggungjawab pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yaitu dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang tidak mampu sebagai stimulant untuk mengadapi resiko sosial. Bapermas-PKB memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni. Bantuan sosial yang diberikan berupa uang sebesar Rp2.500.000,00 - Rp4.000.000,00. Terdapat beberapa permasalahan dalam program bantuan sosial yang meliputi masih rendahnya masyarakat yang mengajukan bantuan sosial, ketepatan sasaran, penyalahgunaan bantuan sosial, dan lemah dalam tata laksana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan implementasi program bantuan sosial Bapermas-PKB sebelum dengan sesudah diimplementasikan di Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan survey. Jenis evaluasi yang digunakan dalam penelitian adalah evaluasi single program before after dimana peneliti ingin membandingkan keadaan kelompok sasaran sebelum dengan sesudah menerima bantuan sosial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multi stage random sampling. Untuk teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah pengolahan data, distribusi frekuensi, interprestasi data, dan Wilcoxon match pairs test. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah proses implementasi program bantuan sosial (bansos) Bapermas-PKB di Kabupaten Banyumas, terjadinya perbedaan yang signifikan antara sebelum dengan sesudah program berjalan dimana masyarakat memberikan respon yang kurang baik setelah program berjalan seperti pada dimensi kebijakan ideal, kelompok sasaran, dan lingkungan sedangkan yang mendapatkan respon baik setelah program berjalan yaitu pada dimensi organisasi pelaksana. Hal ini dilihat dari masih lemahnya pengawasan yang dilakukan, belum terpenuhnya kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang layak huni meskipun telah mendapatkan bantuan, tidak adanya usaha dari masyarakat untuk melanjutkan renovasi rumah setelah mendapatkan bantuan, kurang antusiasnya masyarakat untuk mengajukan bantuan dikarenakan proses yang panjang dan rumit, dan pelaksana kurang aktif untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam program bantuan sosial. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research entitled “Evaluation of Social Aid Program Implementation by Social Empowerment Board and Women and Family Planning In Banyumas." The background of this research is the government's responsibility in the implementation of social welfare by providing social aid to destitute society as a stimulant to face social risks. Bapermas-PKB provides social aid for society who do not have appropriate house. The given social assistance is in the form of money for Rp2,500,000.00 - Rp4.000.000,00. There are some problems in the social aid program which are the low level of people who apply for the social aid, accuracy of the target, social aid abuse, and weak in the term of implementation. This research is aimed to know is there any difference in implementation process of social aid program managed Bapermas-PKB before with after implementation in Banyumas. The method used in this research is quantitative descriptive within survey approach. The type of evaluation used in the research is the single program before after evaluation which the researcher wants to compare the condition before and after the targeted group receiving social aid. The sampling technique used is multi-stage random sampling. For data collection techniques, researcher uses questionnaires, observation, interviews, and documentation, and data processing, distribution frequency, data interpretation, and Wilcoxon match pairs test are used as the analytical techniques. The result of the research can be concluded that the implementation process of social aid program (Bantuan Sosial) Bapermas-PKB in Banyumas got the significant difference between before and after the program running where people response is low in line with ideal policy dimension, the targeted group, and the environment while the dimensions of the implementing organization gets a good response. It is seen from the supervision that still in low level, unfulfilled yet the needs of the community about livable placealthough have got the aid, no effort from the society to continue the renovation of the house, less enthusiastic of the society to apply for aid because of a long and complicated process, and less active of the implementerin encouragingsociety to participate in social aid programs. |
| Kata kunci | Evaluasi, Implementasi, Program Bantuan Sosial |
| Pembimbing 1 | Dr.Slamet Rosyadi, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Mahmud Setiahadi, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Darmanto S.S., M.Kes., M,Si. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2015-09-30 06:45:01.63479 |