Artikel Ilmiah : P2CA14010 a.n. DWITA APRILLIA FLORESTI

Kembali Update Delete

NIMP2CA14010
NamamhsDWITA APRILLIA FLORESTI
Judul ArtikelPengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Investasi, dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan per Kapita, Kemiskinan, dan Pengangguran Antar Kecamatan di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Investasi, dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan per Kapita, Kemiskinan, dan Pengangguran Antar Kecamatan di Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini untuk Untuk menganalisis pengaruh variabel Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berdasarkan jenjang Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, investasi pemerintah, investasi swasta dan jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, kemiskinan dan pengangguran antar kecamatan di Kabupaten Banyumas.
Penelitian ini dilakukan di 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji asumsi klasik dan regresi data panel. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diperoleh: (1) Variabel Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, investasi pemerintah, dan investasi swasta memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita di Kabupaten Banyumas dan Pendidikan Menegah merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling besar (elastis) terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita setiap kecamatan di Kabupaten Banyumas yaitu sebesar 0,169 persen dan sebesar 0,105 persen serta memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap pengangguran dengan variabel Pendidikan Menengah merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling besar (elastis) terhadap penurunan angka pengangguran setiap kecamatan di Kabupaten Banyumas yaitu sebesar 0,715 persen. (2) Variabel investasi pemerintah, investasi swasta memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap kemiskinan serta jumlah penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di setiap kecamatan di Kabupaten Banyumas.
Implikasi dari hasil penelitian adalah: (1) Meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pendidikan khususnya pendidikan keterampilan maka pemerintah dapat memperbanyak pembangunan balai-balai pelatihan keterampilan atau sekolah-sekolan non formal. (2) Angkatan kerja yang memiliki kemampuan atau skill baik dan berpendidikan terakhir pendidikan tinggi sebaiknya tidak hanya bekerja pada perusahaan saja tetapi juga membuka lapangan kerja agar dapat menyerap angkatan kerja dari seluruh jenjang agar dapat meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat di setiap kecamatan Kabupaten Banyumas. (3) Pemerintah maupun swasta sebaiknya lebih banyak mengivestasikan dananya dan mendukung program-program yang berasal dari sektor primer mensosialisasikan mengenai Keluarga Berencana (KB). (4) Pihak pemerintah dalam menginvestasikan modalnya tidak hanya yg bersifat padat modal, tetapi lebih kepada padat karya karena dapat memperluas lapangan pekerjaan dan menyerap angakatan kerja dari segala jenis jenjang pendidikan agar dapat mengurangi angka pengangguran.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study entitled "The Effect of Labor Force Participation Rate, Investment, and Economic Growth Against Population, per Capita Income, Poverty and Unemployment Inter District in Banyumas". For the purpose of this study was to analyze the influence of variables Labor Force Participation Rate is based on the level of Basic Education, Secondary Education, Higher Education, government investment, private investment and the number of population on economic growth, per capita income, poverty and unemployment among districts in Banyumas.
This study was conducted in 27 districts in Banyumas. The method used in this research is the classical assumption test and panel data regression. Based on the research results, it can be obtained: (1) Variable Labor Force Participation Rate Elementary Education, Secondary Education, Higher Education, government investment and private investment has a positive and significant effect on economic growth and per capita income in Banyumas and Medium Education is a variable that gives the greatest influence (elastic) to increase economic growth and per capita income every district in Banyumas in the amount of 0.169 percent and amounted to 0.105 percent and has a negative and significant impact on unemployment with the Secondary Education variables are variables that most influence large (elastic) to decrease unemployment every district in Banyumas in the amount of 0.715 percent. (2) Variable government investment, private investment has a negative and significant impact on poverty and the number of the population has a positive and significant impact on poverty in every district in Banyumas.
The implications of the research are: (1) Raise awareness about the importance of education, especially vocational education, the government may augment the development of skills training centers or non-formal school-sekolan. (2) The labor force that has the ability or skill both past and educated higher education should not only work at the company but also to create jobs in order to absorb the labor force of all levels in order to increase the per capita income in each district Banyumas. (3) The Government and private sector should be more re-invest the funds and support programs home industry from the primary sector and to socialize on Family Planning (FP). (4) The goverment in which to invest their capital not only is capital intensive, but rather labor intensive because it can expand jobs and absorb work of any kind of education in order to reduce unemployment.
Kata kunciTPAK, Jenjang pendidikan, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan per Kapita, Kemiskinan, Pengangguran.
Pembimbing 1Dr. Abdul Aziz Ahmad, SE, M.Si
Pembimbing 2Prof. Dr. H. Kamio, SE
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman31
Tgl. Entri2015-08-31 11:32:11.108127
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.