Artikel Ilmiah : G1D011042 a.n. TUTI NURYANI

Kembali Update Delete

NIMG1D011042
NamamhsTUTI NURYANI
Judul ArtikelPERBEDAAN MEKANISME KOPING LANSIA YANG AKTIF DAN LANSIA
YANG KURANG AKTIF DALAM MENGIKUTI KEGIATAN
POSYANDU LANSIA DI DAERAH GRENDENG
PURWOKERTO UTARA


Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Posyandu lansia bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia. Adanya posyandu ini diharapkan lansia bisa mengembangkan kemampuan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapinya, terutama masalah kesehatan. Apabila permasalahan lansia terpecahkan, maka diharapkan lansia bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.
Tujuan: Mengetahui perbedaan mekanisme koping lansia yang aktif dan lansia yang kurang aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia di Daerah Grendeng Purwokerto Utara.
Metode: Merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 40 orang lansia yang aktif dan 37 orang lansia yang kurang aktif. Mekanisme koping diukur dengan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh Wong, Raker, & Peacock. Analisis data menggunakan Chi-Square.
Hasil: Sebagian besar lansia yang aktif maupun yang kurang aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia menggunakan EFC (masing-masing 77,5% dan 89,2%). Lansia yang menggunakan EFC, sebagian besar berorientasi pada keagamaan. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan skor mekanisme koping yang signifikan antara dua kelompok tersebut (p=0,107).
Kesimpulan: Tidak ada perbedaan mekanisme koping lansia yang aktif dan lansia yang kurang aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia di Daerah Grendeng Purwokerto Utara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Posyandu Lansia aimed to improve the health of the elderly. It is expected that elderly could develop the ability to solve the problems they may face, particularly health issues, so that they can have a better life.
Objective: To determine differences in coping between elderly who more actively participate and less actively participate in Posyandu Lansia in Grendeng.
Methods: This a comparative descriptive study with cross sectional approach. Samples consist of 40 elderly who actively participate and 37 elderly who less actively participate in Posyandu Lansia. Coping mechanisms were measured using a questionnaire developed by Wong, Raker, & Peacock. Data was analysed using Chi-Square.
Results: Majority of elderly in both groups used EFC (Emotional Focused Copying) (77.5% and 89.2% respectively). The elderly who used the EFC (Emotional Focused Copying), most of them are religious-oriented. Statistical analysis showed no significant difference in coping mechanisms scores between two groups (p = 0.107).
Conclusion: There is no difference in coping mechanism between elderly who more actively participate and less actively participate in Posyandu Lansia in Grendeng




Kata kuncilansia, mekanisme koping, posyandu lansia
Pembimbing 1Rahmi Setiyani,MN.
Pembimbing 2Fajar Tri Asih.S.Kep,Ns.,MM
Pembimbing 3Asep Iskandar, M. Kep.Ns., Sp.Kep. Kom
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-08-28 15:47:59.492309
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.