Artikel Ilmiah : G1A011021 a.n. MOLYNA ULFAH

Kembali Update Delete

NIMG1A011021
NamamhsMOLYNA ULFAH
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN DAYA INGAT JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daya ingat jangka pendek merupakan salah satu aspek kognitif yang sangat penting dalam proses belajar, khususnya mahasiswa kedokteran yang memiliki tuntutan akademik lebih berat dari jurusan lain. Beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap daya ingat jangka pendek adalah daya konsentrasi, tekanan darah, kelelahan, gangguan neurologis, gangguan memori, nutrisi, usia, aktivitas fisik/olahraga, stress, genetic, dan kebiasaan merokok. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan daya ingat jangka pendek adalah kualitas tidur. Hal ini menjadi menarik karena kualitas tidur yang dimiliki oleh mahasiswa kedokteran cederung buruk, 84% mahasiswa kedokteran di Universitas Riau memiliki kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan daya ingat jangka pendek pada mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 31 orang diambil menggunakan teknik cosecutive sampling. Data penelitian distratifikasi berdasarkan faktor perancu kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil analisis bivariat menunjukkan hasil bahwa hubungan kualitas tidur dengan daya ingat jangka pendek memiliki nilai p=0,654; p=0,381; p=0,333; p=0,833; dan p=0,529. Dapat disimpulkan bahwa kualitas tidur tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan daya ingat jangka pendek pada mahasiswa kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Short-term memory is one of the cognitive aspect that very important in the learning process, especially medical students who have greater academic demands than other majors. Several factors are thought to influence the short-term memory, such as attention, blood pressure, fatigue, neurological disorders, memory disorders, nutrition, age, physical activity/exercise, stress, genetic, and smoking habits. One factor that is allegedly associated with short-term memory is the sleep quality. This becomes interesting because medical students’ sleep quality is tend to be poor, 84% of medical students at the University of Riau have poor sleep quality. This study aims to investigate the correlation between sleep quality and short-term memory in medical students of Universitas Jenderal Soedirman. This study was an analytical observational with a cross sectional approach. Sampling method was cosecutive sampling with 31 subjects. Data were analyzed using Spearman correlation test. Results of bivariate analysis showed that correlation between sleep quality and short-term memory has value of p=0,654; p=0,381; p=0,333; p=0,833; and p=0,529. It can be concluded that the sleep quality had not a significant association with short-term memory in medical students of Universitas Jenderal Soedirman.
Kata kunciTIDUR, KUALITAS TIDUR, DAYA INGAT JANGKA PENDEK, MEMORI JANGKA PENDEK
Pembimbing 1dr. Tutik Ernawati, Sp.S, M.Si.Med
Pembimbing 2Rr. Dyah Woro Dwi L., S.Psi, M.A
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2015-08-28 11:33:27.811298
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.