Artikel Ilmiah : B1J010043 a.n. NUR ANTY SHOLIHATIN

Kembali Update Delete

NIMB1J010043
NamamhsNUR ANTY SHOLIHATIN
Judul Artikelpenyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman jeruk siam (Citrus nobilis) di Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN
Jeruk siam (Citrus nobilis) banyak tumbuh serta ditemui di dataran rendah dengan ketinggian 700 mdpl. Tanaman jeruk siam banyak dibudidayakan di Indonesia, salah satunya di Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Seperti halnya tanaman lain, jeruk siam merupakan salah satu tanaman yang rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh cendawan, sehingga diperlukan upaya-upaya untuk pencegahan dan pengendalian penyakit yang disebabkan oleh cendawan agar dapat meningkatkan produksi jeruk siam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh cendawan, jenis cendawan penyebab penyakit, penyakit yang disebabkan oleh cendawan yang paling banyak muncul dan persentase penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman jeruk siam. Metode yang digunakan ialah survei dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Jenis-jenis penyakit yang ditemukan dideskripsikan sesuai dengan tanda dan gejala yang terlihat pada bagian tanaman dengan menggunakan buku “Penyakit-Penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia” dan “Ilmu Penyakit Tumbuhan ” dilanjutkan dengan menghitung persentase penyakitnya. Untuk mengetahui jenis cendawan penyebab penyakit dideskripsikan menggunakan buku identifikasi “ Illustrated Genera of Imperfect Fungi ” dan “Pictorial Atlas of Soil and Seed Fungi”. Penelitian dilakukan di Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut dan Laboratorium Mikologi dan Fitopatologi Fakultas Biologi Unsoed pada bulan Juli-Oktober 2014.
Hasil penelitian diperoleh dua penyakit yang disebabkan oleh cendawan pada tanaman jeruk siam di Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, yaitu penyakit antraknosa dan penyakit embun tepung. Jenis cendawan yang diperoleh adalah Colletotrichum sp. dan Oidium sp. Penyakit cendawan yang paling banyak muncul adalah penyakit antraknosa (247 kali). Persentase penyakit antraknosa sebesar 65% dan persentase penyakit embun tepung sebesar 17%.

Kata kunci : Jeruk siam, cendawan penyebab penyakit, persentase penyakit cendawan.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY
The tangerine is many found in lowlands to an altitude of 700 meters above sea level. The tangerine has many been cultivated in Indonesia, one of the them on Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Same with other plant, the tangerine is one of kind plant which vulnerable to illness caused fungus, therefore we require effort to preventation and control disease caused fungus so able to improve production of tangerine.
This research aims to determine the types of diseases caused by fungi on celery, a disease caused by a fungus that the most appears and the percentage of disease caused by the fungus on celery plants. The method used was a survey with a sampling technique by simple random sampling. Make 5 diagonal plots at three different locations. The types of diseases that are found described in accordance with the signs and symptoms that are visible on the plant by using the book "Penyakit-penyakit Tanaman Hortikultura di Indonesia", "Dasar-dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan" and “Ilmu Penyakit Tumbuhan”, and then calculate the percentage of the disease. Samples of the plants parts which were attacked by fungi pathogens were isolated and identified with the guidance of “Illustrated Genera of Imperfect Fungi, and “Compendium of Soil Fungi”. The research was conducted in the Karangsari Village, Karangpawitan district, Garut in December-Febraury 2015.
Research results obtained by the two diseases caused by fungi on plant citrus in the Karangsari Village Karangpawitan District Garut, namely antraknosa and Powdery mildew. Fungi obtained is Colletotrichum sp. and Oidium sp. Fungal disease that appears most are anthracnose disease (247 times). The percentage of anthracnose disease by 65% and the percentage of powdery mildew disease by 17%.

Keywords: Citrus, the disease caused by fungi, the percentage of disease.
Kata kunciCitrus, the disease caused by fungi, the percentage of disease.
Pembimbing 1Drs. Eddy Tri Sucianto, MP
Pembimbing 2Dra. Purnomowati, SU
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2015-08-27 14:17:11.414748
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.