Artikel Ilmiah : B1J010211 a.n. RAHMAWATI DWI ANING

Kembali Update Delete

NIMB1J010211
NamamhsRAHMAWATI DWI ANING
Judul ArtikelSTRUKTUR KOMUNITAS MIKROZOOBENTHOS DI SUNGAI PEKACANGAN KABUPATEN PURBALINGGA YANG TERKENA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sungai Pekacangan adalah salah satu sungai yang digunakan untuk pembuangan limbah cair tapioka. Limbah cair tapioka yang mengandung bahan organic maupun anorganik akan mempengaruhi kondisi lingkungan perairan pada sebelum dan sesudah terkena limbah termasuk kualitas fisika kimia perairan. Sungai merupakan habitat untuk pertumbuhan organisme, sehingga organisme yang hidup didalamnya juga akan terpengaruh oleh limbah tersebut. Salah satu organisme yang yang ada di perairan tersebut adalah mikrozoobenthos. Organisme ini merupakan konsumen pertama dalam ekosistem perairan yang keberadaannya sebagai pakan alami bagi larva dan ikan-ikan kecil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mikrozoobenthos (kelimpahan, keanekaragaman dan dominansi) dan mengetahui kualitas air di perairan Sungai Pekacangan Kabupaten Purbalingga sebelum dan setelah terkena limbah cair tapioka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan tehnik pengambilan sampel secara puprosive sampling. Penentuan stasiun berdasarkan perbedaan rona lingkungan perairan yang terkena limbah cair tapioca yaitu Stasiun 1 dan Stasiun 2 sebelum terkena limbah, Stasiun 3 tepat terkena limbah, Stasiun 4 dan Stasiun 5 Setelah terkena limbah. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval waktu 2 minggu. Parameter utama yaitu jumlah jenis dan jumlah individu mikrozoobenthos, sedangkan parameter pendukung adalah pH, arus, penetrasi cahaya, suhu, kedalaman, DO, BOD, dan TSS. Kelimpahan jenis dihitung berdasarkan modifikasi dari “Inverted Microscope Counts”dianalisis dengan menggunakan kelimpahan relatif, analisis indeks keanekaragaman menggunakan persamaan Shanon-Wienner, analisis indeks dominasi dengan menggunakan persamaan Simpson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas mikrozoobenthos pada sebelum dan sesudah terkena limbah cair tapioka yang diperoleh terdiri dari 3 phylum dan 12 spesies dengan kelimpahan berkisar 682-1025 ind/mm2. Nilai indeks keanekaragaman jenis tergolong sedang (1,15-1,90)dan nilai indeks dominansi tidak memperlihatkan adanya spesies yang mendominasi (0,11-0,28). Kualitas fisika-kimia Sungai Pekacangan Kabupaten Purbalingga sebelum dan sesudah terkena limbah cair tapioka secara umum masih dalam kisaran yang dapat ditolerir dan mendukung organisme akuatik untuk hidup.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pekacangan river is a river that is used as tapioca’s liquid waste disposal. Which contains organic and anorganic material that will affect the aquatic ecosystems condition includes before and after affected tapioca liquid waste the quality of chemical and physical condition of water. River as the habitat of organism to grow, one of the living organism is mikrozoobenthos. This organism is the first level of consumer in this ecosystem which its existence as the natural food for the larvas and small fishes.
This research was aimed to understand community structure mikrozoobenthos (abundance, diversity and dominance) and the water quality in the waters of the River Pekacangan Purbalingga before and after affected tapioca liquid waste. This research used survey method with purposive sampling method in collecting the sample. In choosing the stations is based on the differences environment affection of waters by the tapioca liquid waste, namely station 1 and 2 which non-contaminated stations, stastion 3 exposed to waste, station 4 and 5 after the contaminated station . The main parameters is the number of the type and quantity of mikrozoobenthos, while thesecondary parameter is pH, stream, light quantity, temperature, depth, DO, BOD and TSS. The variety quantity is calculated based on the modification of inverted counts microscopy,analyzed by relative variant, the diversity index was analyzed by Shanon-Wienner equation, the domination index was analyzed by Simpson equation.
The results showed that the mikrozoobenthos community structure before and after affected tapioca liquid waste consists of 3 phylum and 12 species with quantity rangeis 682-1025 ind/mm2. The diversity index value mikrozoobenthos is medium (1,15-1,90) and the dominating index value shows no species dominates (0,11-0,28). The quality of Pekacangan river chemistry-physics condition in Purbalingga regency is still within the range that can be tolerated and it supports aquatic organisms to live.
Kata kunciStruktur komunitas, Mikrozoobenthos,Sungai Pekacangan, Limbah Cair tapioka.
Pembimbing 1Drs. Carmudi, M.Si
Pembimbing 2Dra. Hj. Christiani, M.si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2015-08-27 12:08:25.028553
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.