Artikel Ilmiah : C1A011007 a.n. YENI RACHMAWATI

Kembali Update Delete

NIMC1A011007
NamamhsYENI RACHMAWATI
Judul ArtikelPENGARUH PENDAPATAN PERKAPITA, INFLASI, DAN JUMLAH KANTOR BANK TERHADAP JUMLAH TABUNGAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 1998-2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pendapatan Per Kapita, Inflasi, dan Jumlah
Kantor Bank Terhadap Jumlah Tabungan Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah Tahun
1998-2013”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan per kapita, inflasi, dan jumlah kantor bank terhadap jumlah tabungan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan data sekunder menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan per kapita, inflasi, dan jumlah kantor bank berpengaruh secara bersama-sama terhadap jumlah tabungan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah tahun 1998-2013. Secara parsial, variabel pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah tabungan masyarakat, inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat, jumlah kantor bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah tabungan masyarakat. Jumlah kantor bank merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap jumlah tabungan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah tahun 1998-2013.
Untuk meningkatkan jumlah tabungan diperlukan peningkatan pendapatan per kapita dan menurunkan tingkat inflasi. Upaya untuk meningkatkan pendapatan per kapita pemerintah dapat berfokus pada kebijakan pro investasi seperti mempermudah birokrasi pemerintah dalam perijinan usaha sehingga masyarakat lebih mudah untuk mendirikan usaha tanpa proses perijinan yang berbelit. Dengan ini diharapkan dapat meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga pendapatan masyarakat dapat meningkat. Upaya menurunkan inflasi dapat dilakukan dengan mengoptimalkan kinerja TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah). TPID merupakan tim kerjasama antara Bank Indonesia (BI) dan kepala daerah untuk menjaga tingkat inflasi agar tetap berada di target yang telah ditentukan oleh BI sehingga tingkat inflasi dapat dikendalikan sesuai target yang telah ditentukan BI karena TPID memantau perkembangan inflasi secara langsung. Jumlah kantor bank merupakan variabel paling berpengaruh terhadap jumlah tabungan masyarakat. Upaya yang perlu dilakukan adalah pihak bank dapat mendirikan kantor-kantor cabang baru dan ATM yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas sehingga akan memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study is entitled "Effects of Income Per Capita, Inflation, and Total Office Savings Bank to Total Community in Central Java province in 1998-2013". The purpose of this study was to determine the effect of per capita income, inflation, and the number of bank offices to the number of public savings in Central Java province. This study is quantitative descriptive secondary data using multiple linear regression analysis.
The results showed that per capita income, inflation, and the number of bank offices jointly effect on the number of people saving in Central Java province in
1998-2013. Partially, per capita income variable is positively and significantly effect on the amount of private savings, inflation effect negatively and significantly on people's savings, the number of bank offices effect positively and significantly on the number of public savings. The numbers of bank offices are variables that most influence on the amount of private savings in Central Java province in 1998-2013.
To increase the number of public savings required increase in income per capita and lower the rate of inflation. The efforts to enhance per capita income of the government can be more focus on pro-investment policies such as simplifying the bureaucracy of government in the licensing business so that the community is easier to start a business without complicated licensing process. With these expected to increase employment opportunities for the community that can increase people's income. Efforts to reduce inflation can be done by optimizing the performance of TPID (Monitoring Team and the Regional Inflation Control). TPID (Monitoring Team and the Regional Inflation Control) is a team collaboration between Bank of Indonesia (BI) and local leaders to keep the inflation rate to remain at the target which has been determined by the Bank so that inflation can be controlled according to predetermined targets BI as TPID directly monitor the development of inflation. The number of bank offices are the most influential variables on the number of public savings. Efforts need to be done is the banks can establish new branch offices and ATMs that are accessible by the public which will allow people to access banking services.
Kata kunciJumlah Tabungan Masyarakat, Pendapatan Per Kapita, Inflasi, Jumlah Kantor Bank
Pembimbing 1Drs. Rusmusi IMP, M.Si.
Pembimbing 2Ratna Setyawati Gunawan, SE. M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman91
Tgl. Entri2015-08-25 13:04:09.030273
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.