Artikel Ilmiah : H1D011005 a.n. SHAFIRA NISSA MAULYDIA

Kembali Update Delete

NIMH1D011005
NamamhsSHAFIRA NISSA MAULYDIA
Judul ArtikelANALISIS PERUBAHAN BIAYA OPERASI KENDARAAN (BOK) MOBIL PENUMPANG PADA PERLINTASAN SEBIDANG JALAN RAYA DENGAN JALAN REL
(Studi Kasus Ruas Jalan Jendral Soedirman Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salah satu perlintasan sebidang antara jalan raya dengan kereta api di kota Purwokerto berada di ruas jalan Jendral Soedirman. Kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut dipaksa menurunkan kecepatan saat pintu palang ditutup dan menambah kecepatan saat pintu palang dibuka. Hal tersebut akan mempengaruhi meningkatnya konsumsi bahan bakar. Bahan bakar merupakan salah satu parameter untuk menghitung biaya operasi kendaraan. Akibat konsumsi bahan bakar meningkat maka biaya operasi kendaraan (BOK) meningkat. Saat kondisi palang pintu kereta api ditutup dan dibuka akan menghasilkan biaya operasi kendaraan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung selisih berapa nilai biaya operasi kendaraan (BOK) saat palang pintu kereta api ditutup dan saat dibuka pada perlintasan sebidang antara jalan raya dengan kereta api pada mobil penumpang. Data-data yang diperlukan berupa data primer yaitu data dari hasil survei langsung di lapangan dan data sekunder yaitu data dari sumber dari instansi pemerintah. Biaya operasi kendaraan ditentukan berdasarkan kondisi arus lalu lintas saat penutupan palang kereta api dan tanpa penutupan kereta api. Perhitungan biaya operasi kendaraan (BOK) untuk mobil penumpang akibat pengaruh dari kecepatan kendaraan dilakukan dengan metode PCI 1988 dan metode LAPI ITB 1996. Survei dilakukan pada jam 06.15-18.15 di Jalan Jendral Soediman. Penelitian ini menunjukan selisih BOK untuk 20 kali penutupan palang dengan volume total 227 kendaraan pada arah Timur-Barat untuk metode PCI 1988 mencapai 68.42% dan untuk metode LAPI ITB 1996 lebih mencapai 73,31% jika dibandingkan dengan total BOK kondisi tanpa penutupan palang. Selisih BOK untuk 20 kali penutupan palang dengan volume total 234 kendaraan pada arah Barat-Timur total untuk metode PCI 1988 mencapai 65,66% dan untuk metode LAPI ITB 1996 mencapai 70,85% jika dibandingkan dengan total BOK kondisi tanpa penutupan palang. Mengingat sudah sekian lama kondisi kemacetan panjang kendaraan yang terjadi ketika penutupan pintu perlintasan kereta api dilakukan dan selisih biaya operasi kendaraan pun cukup besar, apalagi dengan intensitas perjalanan kereta api dan volume kepemilikan kendaraan yang tiap tahun bertambah akan sangat menghambat kelancaran lalu-lintas dan kegiatan perekonomian sekitar, sehingga dapat dibangun perlintasan tidak sebidang dengan memperhitungkan kondisi lapangan yang ada di ruas Jalan Jendral Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)One of crossings between a highway and a railway in Purwokerto is placed in Jenderal Soedirman Street. All of the vehicles which pass the street should reduce its speed when the gate in the crossing is being closed, and increase its speed when the gate is being opened. That kind of thing will influence the increasing of fuel consumption. Afuel is the one of parameter which is used to count vehicle operating cost (Biaya Operasi Kendaraan (BOK)). BOK here will be increased because of the increasing of fuel consumption itself. The operating cost will be different when the gate is being opened and closed. The purpose of this research is counting the differences of BOK to all of cars when the crossing gate is being closed and opened. There are two data that are needed in this research. The first is primary data from the result of the survey and direct observation, and the second is a data from government's document. The vehicle operating cost is determined based on a traffic condition when the crossing gate in closed or and opened condition. The calculation of BOK itself is done with two methods. The first method is PCI 1988 and the second one is LAPI ITB 1996. This research shows the differences of BOK between 06.15 a.m until 18.15 p.m in Jenderal Soedirman Street. The east-west road has volume 227 vehicle for 20 being closed, 68,53% of BOK changes based on PCI 1988 method and 73,41 based on LAPI ITB 1996 in opened gate condition. Then for west-east road it has 65,66% of BOK changes based on the PCI 1988 method and 70.85% based on LAPI ITB 1996 method in opened gate condition. A long traffic jam in crossings between a highway and a railway had been hapenned since long ago and it has a huge vehicle operating cost, especially with the increasing of the train travel intensity and the increasing of vehicle ownership. It really will make some obstacle in traffic and in economic acticities. Then this situation may lead to the underpass building by considering the situation and condition in Jendral Soedrman Street.
Kata kunciKata Kunci : Kecepatan, Biaya Operasi Kendaraan, Selisih Biaya Operasi Kendaraan
Pembimbing 1Dr. Gito Sugiyanto ST MT
Pembimbing 2 Eva Wahyu Indriyanti ST.MT
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2015-08-24 09:56:02.996821
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.