Artikel Ilmiah : B1J011087 a.n. NURUL KUSUMA WARDANI

Kembali Update Delete

NIMB1J011087
NamamhsNURUL KUSUMA WARDANI
Judul ArtikelDIFERENSIAL LEUKOSIT IKAN MAS (Cyprinus carpio) YANG DIBERI IMUNOSTIMULAN Spirulina platensis DAN Chlorella vulgaris
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Tingginya padat tebar dan pakan yang digunakan dalam usaha budidaya menjadi pendorong bagi timbulnya penyakit akibat menurunnya kualitas air karena timbunan bahan organik dari sisa pakan maupun ekskresi ikan. Ikan akan menjadi stres sehingga rentan terhadap serangan penyakit, khususnya penyakit infeksi seperti yang disebabkan oleh bakteri maupun virus. Sel dan cairan darah atau (plasma darah) merupakan aspek diagnosa yang penting untuk dikaji karena kedua aspek tersebut mempunyai peran fisiologis yang sangat penting serta mampu menggambarkan kondisi kesehatan ikan. Imunostimulan digunakan sebagai upaya pencegahan masalah penyakit pada budidaya ikan air tawar. Spirulina platensis dan Chlorella vulgaris merupakan jenis mikroalga yang mempunyai potensi sebagai imunostimulan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ikan. Diferensial leukosit adalah salah satu diagnosa untuk mengetahui kesehatan serta penyakit pada hewan yaitu dengan melakukan pemeriksaan sel darah putih dan komponennya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diferensial leukosit (jumlah monosit, neutrofil, eosinofil, dan limfosit) ikan mas yang diberi Spirulina platensis dan Chlorella dan mengetahui diferensial leukosit yang terbaik setelah diberi imunostimulan S. platensis dan C. vulgaris. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan yaitu : P1 : Pemberian Chlorella vulgaris dan pelet komersial, P2 : Kontrol (Pemberian pelet komersial), P3 : Pemberian Spirulina platensis dan pelet komersial, P4 : Pemberian Spirulina platensis, Chlorella vulgaris, dan pelet komersial. Perlakuan dan pelet komersial diberikan 2x sehari. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga terdapat 16 unit percobaan. Tiap unit percobaan berisi 10 ekor ikan dengan kisaran panjang 3-5 cm. Pengambilan sampel darah setiap 2 minggu sekali dan penelitian dilakukan selama 2,5 bulan. Darah yang telah diambil kemudian dihitung jumlah monosit, neutrofil, eosinofil, dan limfosit. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA). Apabila hasil yang diperoleh berbeda nyata, dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum peningkatan berbeda-beda. Monosit, neutrofil, dan eosinofil pada hari ke-42, limfosit pada hari ke-56 dan 70.
Abtrak (Bhs. Inggris)Carp (Cyprinus carpio) is a freshwater fish that is widely cultivated by the community and has a high economic value. The high stocking density and feed used in the cultivation of becoming a catalyst for the emergence of diseases caused by declining water quality due to accumulation of organic materials of residual feed and fish excretion. The fish will be stressed so its easily attacked by disease, especially infectious diseases such as those caused by bacteria and viruses. Blood or cell fluids (blood plasma) is an important aspect of the diagnosis to be studied because both of these aspects have very important physiological role and be able to describe the condition of health of the fish. Immunostimulant is used as prevention of disease in freshwater fish farming. Spirulina platensis and Chlorella vulgaris is a type of microalgae that have potential as an immunostimulant for enhancing the immune system of fish. Differential leukocytes is one of the diagnosis to know the health and disease in animals by examination of white blood cells and components. This objective of the research are knowing the different effect of Spirulina platensis and Chlorella vulgaris against to leukocyte differential (the number of monocyte, neutrophils, eosinophils number, the number of lymphocytes) and knowing the best treatment on leukocyte differential carp (Cyprinus carpio). The research was used experimental methods with completely randomized design (CRD). The treatments used are: P1 : Chlorella vulgaris and commercial pellets, P2 : Control (giving commercial pellets), P3 : giving Spirulina platensis and commercial pellets, P4 : giving Spirulina platensis, Chlorella vulgaris and commercial pellets. Treatment and commercial pellet was given twice a day. Each unit contains 10 fish experiment with a range of 3-5 cm long. Blood sampling every 2 weeks and the research carried out for 2,5 month. The blood that has been taken then calculated the number of monocytes, neutrophils, eosinophils, and lymphocytes. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). If the result are significantly different, followed by LSD test. The results showed that the optimum time varies improvement. Monocytes, neutrophils, and eosinophils at day 42, the lymphocytes on day 56 and 70.
Kata kuncidiferensial leukosit, ikan mas, Chlorella vulgaris, Spirulina platensis
Pembimbing 1Dr. Dra. Sorta Basar Ida Simanjuntak, M.Si
Pembimbing 2Dra. Nuning Setyaningrum, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman51
Tgl. Entri2015-08-22 21:04:48.390209
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.