Artikel Ilmiah : G1H011006 a.n. PAMBAYUN RETNONINGTIAS
| NIM | G1H011006 |
|---|---|
| Namamhs | PAMBAYUN RETNONINGTIAS |
| Judul Artikel | Perbedaan Status Gizi Pasien Antara Gagal Ginjal Kronis Akibat Diabetes Melitus Dan Non Diabetes Melitus Yang Menjalani Hemodialisis (Studi Kasus di Instalasi Hemodialisis RSUD Prof. Dr. Magono Soekarjo) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pemantauan status gizi pada pasien GGK yang disebabkan oleh DM sangat penting dilakukan karena risiko malnutrisi yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi antara pasien gagal ginjal kronis akibat diabetes melitus dan non diabetes melitus yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan di Instalasi Hemodialisis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada bulan Juni hingga Juli 2015. Sampel diambil dengan cara purposive sampling sebanyak 34 pasien gagal ginjal kronis yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis akibat diabetes melitus dan non diabetes melitus. Status gizi masing-masing kelompok diukur dengan metode antropometri LOLA dan IMT. Analisis menggunakan uji T independent. Hasil penelitian menunjukkan usia rata-rata pasien GGK akibat DM dan non DM yang menjalani hemodialisis berturut-turut adalah 53 tahun dan 52 tahun. Hasil uji T independent menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada status gizi berdasarkan LOLA (p=0.022), sedangkan pada status gizi berdasarkan IMT menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p=0.123) antara pasien GGK akibat DM dan non DM yang menjalani hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat perbedaan status gizi antara pasien GGK akibat DM dan non DM yang menjalani hemodialisis. Penilaian status gizi pasien GGK lebih tepat menggunakan pengukuran LOLA. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Monitoring of nutritional status in patients with chronic renal failure caused by diabetes melitus is very important due to a greater risk of malnutrition. The aim of this study to determine the difference of nutritional status between patients with chronic renal failure due to DM and non DM undergoing hemodialysis. This is an observational study with cross sectional design conducted to Hemodialysis Installation, Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital in June to July 2015. The sample was taken by purposive sampling of 34 patients with CRF who were divided into two groups, patients with CRF undergoing hemodialysis due to diabetes mellitus and non diabetes mellitus. The nutritional status of each group were measured by MAMC and BMI. Statistical analysis used independent T test. The results showed the average of age of patients with CRF due to DM and non-DM who undergoing hemodialysis is 53 years and 52 years respectively. The result showed there is significant difference in MAMC (p=0.022), but not significant difference in BMI (p=0.123). The conclusion is that there is a difference between the nutritional status of patients with CRF due to DM and non DM who undergoing hemodialysis. Assessment of nutritional status in CRF patients is more appropriate use MAMC. |
| Kata kunci | gagal ginjal kronis, hemodialisis, diabetes melitus, LOLA, IMT |
| Pembimbing 1 | Dr. Saryono, S.Kp., M.Kes |
| Pembimbing 2 | dr. Diah Krisnansari, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2015-08-21 20:16:00.740274 |