Artikel Ilmiah : F1D011004 a.n. UMI HOERUNISA
| NIM | F1D011004 |
|---|---|
| Namamhs | UMI HOERUNISA |
| Judul Artikel | GENOSIDA DAN KONFLIK ANTAR-ETNIS DALAM FILM "HOTEL RWANDA": Representasi Pemberontakan Suku Hutu untuk Menaklukkan Suku Tutsi dalam Perebutan Kekuasaan di Kigali-Rwanda Tahun 1994 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dan memahami genosida dan konflik antaretnis dalam film “Hotel Rwanda”. 2) Memahami genosida dan konflik antaretnis dalam film “Hotel Rwanda” sebagai representasi pemberontakan Suku Hutu untuk menaklukkan Suku Tutsi dalam perebutan kekuasaan di Kigali-Rwanda tahun 1994 serta menguraikannya. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan semiotika dalam bingkai perspektif pascastruktural dan paradigma dekonstruksionisme, hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa genosida dan konflik antaretnis dalam film “Hotel Rwanda” dapat ditelusuri melalui film, seperti yang terdapat dalam film “Hotel Rwanda” karya Terry George. Selain itu, hasil penelitian tersebut juga membuktikan bahwa genosida dan konflik antaretnis dalam film “Hotel Rwanda” merepresentasikan pemberontakan Suku Hutu untuk menaklukkan Suku Tutsi dalam perebutan kekuasaan di Kigali-Rwanda tahun 1994. Melalui adegan pilihan yang menjadi sasaran dalam penelitian tersebut, maka konflik antaretnis yang terjadi menimbulkan pemberontakan dari Suku Hutu untuk menaklukkan suku Tutsi dalam perebutan kekuasaan di Kigali-Rwanda tahun 1994, telah meletus menjadi sebuah genosida atau pembantaian etnis secara besar-besaran. Adapun salah satu etnis yang menjadi korban pembantaian besar-besaran tahun 1994 yang dilakukan oleh kelompok Hutu yang tergabung dalam pasukan Interahamwe adalah kelompok Suku Tutsi yang dianggap telah berkhianat kepada Hutu, karena telah bekerja sama dengan Belgia dalam proses kolonisasi Rwanda di masa pendudukan kolonial Belgia tahun 1916-1962 silam. Genosida dan konflik antaretnis tahun 1994 yang terdapat dalam film “Hotel Rwanda”, merupakan bukti kegagalan sebuah negara yang tidak berhasil dalam menerapkan pelaksanaan multikulturalisme sebagai ideologi yang memiliki tujuan untuk menghapuskan ketidaksetaraan yang dialami oleh kelompok-kelompok kultural minoritas dalam masyarakat modern. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT This research-based paper aims at 1) to describe and understand the genocide and inter-ethnic conflict in the film "Hotel Rwanda". 2) Understanding the genocide and inter-ethnic conflict in the film "Hotel Rwanda" as a representation of the Hutu tribe uprising to conquer the Tutsi tribe in the struggle for power in Kigali-Rwanda in 1994 and decompose. By using a qualitative method and approach in the framework of the semiotic perspective and the post-structural perspective frame and paradigm deconstructionism, the result of the research reveals that genocide and ethnic conflict in the film "Hotel Rwanda" can be traced through the film, as found in the movie "Hotel Rwanda" by Terry George. In addition, the study results also prove that the genocide and inter-ethnic conflict in the film "Hotel Rwanda" represents rebellion Hutu tribe to conquer the Tutsi tribe in the struggle for power in Kigali-Rwanda in 1994. Through the selection of scenes that were targeted in the study, the inter-ethnic conflict which occurs raises rebellion of Hutu tribe to conquer the Tutsi tribe in the struggle for power in Kigali-Rwanda in 1994, has erupted into a genocide or ethnic massacres on a large scale. As one of the ethnic groups became victims of large-scale massacres in 1994 were carried out by groups that are members of the Hutu Interahamwe forces are a group of Tutsi tribe were considered to have betrayed the Hutu, because it has teamed up with Belgium in the process of colonization of Rwanda in the past year colonial occupation Belgium 1916-1962 ago. Genocide and ethnic conflict in 1994 contained in the film "Hotel Rwanda", is a testament to the failure of a country that does not succeed in implementing the implementation of multiculturalism as an ideology which has the aim to eliminate inequalities experienced by minority cultural groups in modern society. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Genosida, konflik antaretnis, multikulturalisme, film, Rwanda |
| Pembimbing 1 | Dr. Sofa Marwah., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Triana Ahdiati., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Khairu R. Sobandi, M.Si, M.A. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 31 |
| Tgl. Entri | 2015-08-21 13:41:30.967504 |