| NIM | G1B011051 |
| Namamhs | PERANIKA VERI NURANTI |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKTIVITAS SEKSUAL IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kehamilan mengakibatkan berbagai perubahan yang terjadi pada ibu hamil, diantaranya perubahan fisik maupun emosional serta perubahan sosial. Salah satu dampak yang akan dikhwatirkan dalam kehamilan yaitu ibu hamil tidak melakukan aktivitas seksual padahal aktivitas seksual merupakan kebutuhan ibu hamil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas seksual ibu hamil. Penelitian ini menggunakan rancangan crossectional pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.814 ibu hamil dengan jumlah sampel 80 ibu hamil di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas dan dipilih secara cluster random sampling berdasarkan Desa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis statistik meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat dengan menggunakan Regresi logistik ganda. Hasil analisis univariat menunjukan umur ibu hamil 20-35 tahun (76.2%), SMA (40%), ibu rumah tangga (82.5%), >28 minggu (61.2%), tidak aktif melakukan aktivitas seksual (50%), pengetahuan tinggi (80%), kondisi fisik tidak mendukung (58.8%), kondisi psikologis mendukung(57.5%), tidak percaya mitos (62,5%), primipara (66.2%). Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara mitos (p=0.35) dengan aktivitas seksual ibu hamil, sedangkan yang tidak berhubungan dengan aktivitas seksual ibu hamil adalah pengetahuan, kondisi fisik, kondisi psikologis, dan paritas. Mitos merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap aktivitas seksual ibu hamil. Oleh karena itu ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan informasi mengenai aktivitas seksual bisa dilakukan dengan diskusi tentang mitos, ibu hamil dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan mitos secara rasional dan irrasional, selain itu petugas kesehatan harus meluruskan mitos yang ada di masyarakat.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Pregnancy resulted in various changes that occur in pregnant women. These changes include the physical, emotional and social changes. One of its impact is the fear of sexual activity among pregnant women, which is needed. The purpose of this research was to analyze the factors that affect the sexual activity of pregnant women in Banyumas regency. This research used the quantitative crossectional approach. The population of research was 1.814 pregnant women 80 samples in the sub-district of Banyumas and singled out based on cluster random sampling Data collection was performed by interviewing using questionnaire. To analyze the data, comprise of univaritat, bivariate used Chi-Square test, and multivariate used regression logistics test. The results of univariat showed the most pregnant women age 30-35 years old (76.2%), Senior High School (40%), housewife (82.5%), >28 week (61.2%), did not do active of activity sexual (50%), good knowledge (80%), physical conditons did not support (58.8%), psychological conditions support (57.5%), didn’t belived myth (62,5%), primipara (66.2%). The results of bivariate showed thath myth (p=0.35) was found as factor influenced to sexual activity among pregnant woment. Whereas knowledge, physical condition, psychological conditions, and parity were not. Therfore, pregnant women should increase information about seksual activity can be done with the discussion about myth, and pregnant women can solve the problem related to myth a rational and irrational. And, paramedic must correct myth that exist in society.
|
| Kata kunci | Kata Kunci : Aktivitas Seksual (Sexual activity), Ibu Hamil (pregnant women), Mitos (myth) Kepustakaan : 87 (1986-2014) |
| Pembimbing 1 | Drs. Bambang Hariyadi, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Colty Sistiarani, SKM, M. Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2015-08-21 07:08:15.484348 |
|---|