Artikel Ilmiah : H1H010031 a.n. ERICK ESTRADA

Kembali Update Delete

NIMH1H010031
NamamhsERICK ESTRADA
Judul ArtikelKONDISI HEMATOLOGIS DAN DETEKSI GEN MHC Iα, IIα BENIH IKAN NILA NIRWANA (Oreochromis niloticus) YANG DIINJEKSI BAKTERI Streptococcus agalactiae
Abstrak (Bhs. Indonesia)Streptococosis merupakan penyakit yang sering ditemukan pada pembudidaya ikan nila beberapa tahun belakangan, penyakit tersebut salah satunya disebabkan oleh bakteri Streptococcus agalactiae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi hematologis dan peluang gen MHC Iα, IIα sebagai marka molekuler pada benih ikan nila Nirwana (Oreochromis niloticus) yang diinjeksi bakteri S. agalactiae. Benih ikan nila Nirwana diinjeksi S. agalactiae sebanyak 0,1 mL dengan konsentrasi 107 CFU/ml. Pemeliharan benih nila Nirwana dilakukan selama 15 hari dan diberi pakan 3 kali dalam sehari. Pengambilan sample darah dan organ sirip ekor dilakukan 3 hari sekali dari ikan yang hidup, sekarat, dan mati. Hasil eritrosit yang diperoleh berfluktuatif, untuk jumlah eritrosit tertinggi 2 x 107 sel/mm3 sedangkan jumlah eritrosit terendah 5,9 x 106 sel/mm3. Kadar hemoglobin dan hematokrit pada benih nila Nirwana cenderung mengalami penurunan, untuk kadar hemoglobin tertinggi sebesar 6,2 g/dl dan terendah 1,4 g/dl sedangkan untuk kadar hematokrit tertinggi 26,3 % dan terendah 3,08 %. Dari hasil hematologis menunjukan darah dapat dijadikan indikator kesehatan ikan. Gen MHC Iα dan IIα terdeteksi pada benih nila Nirwana yang hidup, sekarat dan mati, hal tersebut menunjukan bahwa gen MHC Iα, IIα masih belum dapat digunakan sebagai marka molekuler pada benih nila Nirwana.
Abtrak (Bhs. Inggris)Streptococosis is common disease on tilapia fish farmers in recent years, which one of the disease caused by Streptococcus agalactiae. The purpose of this research was to determine hematological condition and possibility of the use of MHC Iα,IIα genes as molecular markers on seeds fish tilapia Nirwana (Oreochromis niloticus) injected with S. agalactiae. Seed fish tilapia Nirwana was injected S. agalactiae with 0,1 mL by concentration 107 CFU/ml. Maintaince of seeds fish tilapia Nirwana conducted for 15 days and feeding by 3 times a day. Blood and the organ fin sampling conducted every 3 days from life, dying, and die fish. The results obtained of eritrosit is fluctuating, the highest number of erythrocytes is 2x107cells/mm3 while the lowest number of erythrocytes is 5,9x106 cells/mm3. Hemoglobin and hematocrit levels on seeds fish tilapia Nirwana tend to decrease, the highest level of erithrocytes is 6,2 g/dl and the lowest is 1,4 g/dl while tje highes level of hematocrit is 26,3 % and the lowest is 3,08%. Hematological results showed the blood can be used as indicators healthcare of fish. MHC Iα and IIα genes are detected on seed fish tilapia Nirwana life, dying, and die, it shows that of genes MHC Iα, IIα cannot be as molecular markers on seed tilapia Nirwana.
Kata kunciseed tilapia nirwana, Streptococosis, hematology, detected genes MHC Iα, IIα
Pembimbing 1Dr. rer. nat. Hamdan Syakuri, S.Pi, M.Si
Pembimbing 2Nunuk Listiyowati, S.Pi, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2015-08-20 15:36:15.826336
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.