Artikel Ilmiah : G1B011020 a.n. FAJARWATI

Kembali Update Delete

NIMG1B011020
NamamhsFAJARWATI
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMENUHAN ASUPAN GIZI IBU HAMIL DI KABUPATEN BANYUMAS
(Studi di Puskesmas Banyumas dan Puskesmas II Kembaran)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ibu hamil merupakan salah satu kelompok usia rawan terhadap masalah gizi.
Pemenuhan gizi yang kurang baik serta adanya ketidakseimbangan antara
konsumsi dan kebutuhan dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya kekurangan asupan gizi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi asupan gizi ibu hamil di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah observasional analytic dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 86 ibu hamil yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis yang digunakan yaitu univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan chi-square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil univariat menunjukkan sebagian besar umur ibu hamil 20-35 tahun (81,4%), tidak bekerja (75,6%), pendidikan dasar (55,8), usia kehamilan trimester II (44,2%), pendapatan keluarga ≥Rp1.100.000 (54,7%), jumlah anggota keluarga ≤4 orang (57,0%), pengetahuan baik (62,8%), sikap baik (66,3%), melakukan pantang makan (55,8%), dukungan keluarga baik (55,8%) dan pemenuhan asupan gizi kurang baik (81,4%). Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pendapatan keluarga (p=0,008), pengetahuan (p=0,011), dan budaya pantang makan (p=0,011). Hasil multivariat menunjukkan faktor yang paling dominan mempengaruhi pemenuhan asupan gizi ibu hamil adalah pengetahuan (p=0,049, Exp(B)=8,714). Upaya untuk meningkatkan pemenuhan asupan gizi ibu hamil
dapat melalui penyebaran informasi atau program promosi kesehatan mengenai
perbaikan gizi dan asupan gizi ibu hamil.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pregnant women is one of age groups vulnerable to the problem of nutrition.
Nutritional a less well and an imbalance between consumption and needs can
cause health problems, one of them is a shortage of nutritional intake. The purpose of this research is to identify the factors that affect nutritional intake of pregnant women in the district of Banyumas. This type of research is observational analytic with cross sectional approach. Sample in this research was 86 pregnant women taken with clusters random sampling. The analysis used univariate with a frequency distribution, bivariate with chi-square and multivariate analysis with logistic regression. The results of univariate showed the most mother age 20-35 years old (81.4%), doesn’t work (75.6%), primary education (55.8%), trimester II (44.2%), family income ≥ Rp1.100.000 (54.7%), the number of family members ≤ 4 people (57.0%), good knowledge (62.8%), good attitude (66.3%), do abstinence eat (55.8%), family support (55.8%) and the requirement of nutritional intake less well (81.4 %). The results of bivariate showed the relation between family income (p=0.008), knowledge (p=0.011), and abstinence eat culture (p=0.011). The results of multivariate showed the most dominant influence the requirement of nutritional intake of pregnant women is knowledge (p=0.049, Exp(B)= 8.714). Efforts to improve the requirement of nutritional intake of pregnant women can be through the spread of information or the promotion of health on the improvement of nutrition and nutritional intake of pregnant women.
Kata kuncifaktor, ibu hamil, asupan gizi.
Pembimbing 1Colti Sistiarani, SKM., M.Kes
Pembimbing 2Erna Kusumawati, SKM, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2015-08-20 14:36:39.487191
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.