Artikel Ilmiah : H1K010014 a.n. NIKEN SALINDRI

Kembali Update Delete

NIMH1K010014
NamamhsNIKEN SALINDRI
Judul ArtikelUJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN RUMPUT LAUT Sargassum duplicatum DAN Padina minor DARI PANTAI BANDENGAN DAN PANTAI KRAKAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rumput laut merupakan sumberdaya laut potensial penghasil senyawa antioksidan alami. Kandungan senyawa antioksidan yang dihasilkan oleh rumput laut dapat dipengaruhi oleh faktor ekologi. Kondisi ekologi yang berbeda akan mempengaruhi kandungan senyawa bioaktif yang dihasilkan. Hal inilah yang mendasari pemilihan Pantai Bandengan (Jepara) dan Pantai Krakal (Gunungkidul) sebagai lokasi penelitian. Kedua pantai tersebut memiliki karakteristik ekologi yang berbeda dan juga memiliki sumber rumput laut coklat yang berlimpah antara lain Sargassum duplicatum dan Padina minor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persen rendemen dan aktivitas antioksidan ekstrak kedua rumput laut tersebut terhadap radikal DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) secara kualitatif dan kuantitatif dari rumput laut Sargassum duplicatum dan Padina minor yang didapatkan dari Pantai Bandengan dan Pantai Krakal.Penelitian terdiri dari dua tahap. Tahap I sampel diekstraksi secara maserasi menggunakan metanol dan diperoleh nilai rendemennya. Tahap II rendemen yang didapat diuji aktivitas antioksidannya secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian tahap I menunjukkan rendemen tertinggi dihasilkan oleh ekstrak Sargassum duplicatum (Pantai Krakal) sebesar 4,83%. Penelitian tahap II menunjukkan ekstrak Padina minor (Pantai Bandengan) menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 sebesar 4133,36 ppm. Perbedaan spesies dan lokasi pengambilan sampel berpengaruh terhadap rendemen dan aktivitas antioksidan rumput laut.
Abtrak (Bhs. Inggris)Seaweed is a potential marine resource that producing natural antioxidant compounds. The content of antioxidant compounds which produced by the seaweed is possibly could be influenced by ecological factors. Different ecological conditions will affect the content of bioactive compounds. This become background of the selection Bandengan Beach (Jepara) and Krakal Beach (Gunungkidul) as a research location. Both of these beaches have different ecological characteristics and also have abundant sources of brown seaweed such asSargassum duplicatum and Padina minor. The purpose of this study were to determine the percent yield and antioxidant activity of the extract from seaweed against radical DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) qualitatively and quantitatively fromSargassum duplicatum and Padina minorwhich obtained from Bandengan Beach and Krakal beach. The study consisted of two stages. In phase I samples were extracted by maceration using methanol and the yield values obtained. In phase II yield obtained antioxidant activity determination qualitatively and quantitatively against DPPH. Results of phase I showed the highest yield produced by extracts fromSargassum duplicatum (Krakal Beach) of 4.83%. In addition, phase II showed the extract Padina minor (Bandengan Beach) had the highest antioxidant activity with IC50 in concentration 4133.36 ppm. Differences in species and sampling sites might affect the yield and antioxidant activity of seaweed.
Kata kunciSargassum duplicatum; Padina minor; Pantai Bandengan; Pantai Krakal; Antioksidan.
Pembimbing 1Dr. Maria Dyah Nur Meinita, S.Pi., M.Sc
Pembimbing 2Dyahruri Sanjayasari, S.Pt., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2015-08-20 08:57:51.00454
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.