Artikel Ilmiah : E1A109037 a.n. M REZA MAULANA
| NIM | E1A109037 |
|---|---|
| Namamhs | M REZA MAULANA |
| Judul Artikel | Perlindungan Hak Asasi Manusia Terhadap Anak Sebagai Korban Kekerasan di Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Realitas keadaan anak-anak sekarang ini masih belum menggembirakan. Masih banyak anak-anak Indonesia yang rentan terhadap situasi kekerasan. Anak sebagai bagian dari generasi penerus cita-cita bangsa, memiliki peran strategis dalam menjamin eksistensi bangsa dan negara di masa mendatang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perlindungan hak asasi manusia terhadap anak sebagai korban kekerasan dan kendala yang dihadapi dalam perlindungan hak asasi manusia terhadap anak sebagai korban kekerasan di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Bahan hukum yang diperoleh dianalisis secara normatif kualitatif, yaitu membahas dan menjabarkan data hasil penelitian berdasarkan kaidah-kaidah, teori-teori, doktrin dalam hukum kesehatan untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut : 1. Perkembangan kasus anak sebagai korban kekerasan di Kabupaten Banyumas cenderung meningkat dengan bentuk kekerasan mulai dari kekerasan fisik dan psikologis. Perlindungan hak asasi manusia terhadap anak sebagai korban kekerasan di Kabupaten Banyumas telah dilakukan oleh lembaga bantuan hukum dan institusi penegak hukum (polisi, kejaksaan) termasuk institusi kesehatan yang memberikan layanan rehabilitasi. Kegiatan perlindungan terhadap anak sebagai korban kekerasan meliputi layanan rehabilitasi medis, pelayanan rehabilitasi sosial, pelayanan reintegrasi, pelayan penegakan dan bantuan hukum. 2. Kendala yang dihadapi dalam perlindungan hak asasi manusia terhadap anak sebagai korban kekerasan di Kabupaten Banyumas adalah faktor SDM dan sarana serta prasarana. Aspek SDM dari aparat penegak hukum menyangku kompetensi penegak hukum. Faktor sarana dan prasarana menyangkut ketersediaan tempat rehabilitasi anak sebagai korban kekerasan. Upaya untuk memberikan perlindungan hak asasi manusia terhadap anak sebagai korban kekerasan masih perlu ditingkatkan. Keberadaan peraturan perundang-undangan yang sudah memberikan jaminan perlindungan hukum bagi anak sebagai korban kekerasan harus diikuti dengan penyediaan SDM yang berkompeten dan sarana serta prasarana yang memadai. Kesadaran masyarakat terutama keluarga harus ditingkatkan agar dapat mengadukan permasalahan anak sebagai korban kekerasan kepada pihak yang berwajib untuk mendapatkan perlindungan hukum yang baik. Kata Kunci: Perlindungan, Hak Asasi Manusia, Anak, Korban Kekerasan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The reality of the situation of children have still not been encouraging. There are still many Indonesian children who are vulnerable to violent situations. Children as part of the next generation of the ideals of the nation, has a strategic role in ensuring the existence of the nation in the future. The study aims to determine the protection of human rights of children as victims of violence and the obstacles encountered in the protection of human rights of children as victims of violence in Banyumas. The research method using sociological juridical approach. Legal materials obtained were analyzed qualitatively normative, which discusses and describes the research data is based on the principles, theories, doctrines in the health law to address the problems studied. Conclusion of the study as follows: 1. The development of cases of children as victims of violence in Banyumas tends to increase with the forms of violence ranging from physical and psychological violence. Protection of human rights of children as victims of violence in Banyumas has been done by legal aid organizations and law enforcement agencies (police, prosecutors) including health institutions that provide rehabilitation services. Event protection of children as victims of violence include medical rehabilitation services, social rehabilitation services, reintegration services, maid enforcement and legal assistance. 2. Constraints faced in the protection of human rights of children as victims of violence in Banyumas is a factor of human resources and facilities and infrastructure. HR aspects of law enforcement officers menyangku competence of law enforcement. Factors related to the availability of facilities and infrastructure rehabilitation of children as victims of violence. Efforts to provide protection of human rights of children as victims of violence still needs to be improved. The existence of legislation which already provides legal protection for children as victims of violence should be accompanied by the provision of competent human resources and adequate facilities and infrastructure. Public awareness must be improved, especially families in order to complain about the problems of children as victims of violence to the authorities to get good legal protection. Keywords: Protection, of Human Rights, Children, Victims of Violence |
| Kata kunci | Perlindungan, Hak Asasi Manusia, Anak, Korban Kekerasan |
| Pembimbing 1 | Dr. Riris Ardhanariswari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Satrio Saptohadi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | H. A. Komari, S.H., M.H. |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2015-08-19 20:39:39.1985 |