Artikel Ilmiah : G1B011059 a.n. YUDITHA NINDYA KARTIKA RIZQI

Kembali Update Delete

NIMG1B011059
NamamhsYUDITHA NINDYA KARTIKA RIZQI
Judul ArtikelEFEKTIFITAS PELATIHAN SURVEILANS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KETERAMPILAN TENAGA GIZI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING BALITA DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Surveilans stunting merupakan bagian dari kegiatan pelaksanaan surveilans gizi yang ditujukan untuk menanggulangi masalah stunting di masyarakat. Salah satu tugas tenaga gizi melakukan proses pencatatan dan pelaporan masalah gizi di wilayah kerja puskesmas. Program pelatihan diperlukan bagi tenaga gizi untuk mengoptimalkan keterampilan dalam melaksanakan surveilans gizi di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelatihan surveilans terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan tenaga gizi dalam upaya pencegahan stunting balita di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experiment dengan desain penelitian one group pretest dan posttest design. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 35 orang. Analisis data yang digunakan adalah uji paired t-test. Hasil analisis univariat menunjukkan skor rata-rata pengetahuan responden meningkat 3,22%, skor rata-rata sikap responden meningkat 0,66%, dan skor rata-rata keterampilan responden meningkat 66,39% setelah pelatihan, sedangkan analisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan pengetahuan tentang surveilans stunting balita sebelum dan dan sesudah pelatihan (p = 0,078), tidak ada perbedaan sikap terhadap surveilans stunting balita sebelum dan sesudah pelatihan (p = 0,657), dan ada perbedaan keterampilan dalam praktek melaksanakan surveilans stunting balita sebelum dan sesudah pelatihan (p = 0,000). Dengan demikian dapat disarankan untuk melakukan pelatihan lain agar dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terkait surveilans stunting.
Abtrak (Bhs. Inggris)Stunting surveillance is part of the nutrition surveillance in order to overcome stunting problem. One of nutritionist role is to register and report nutrition problem in their public health center area. Training program is necessary to optimize nutritionist skill for doing nutrition surveillance in the field. This research was aim to observe the effectiveness of surveillance training on improving knowledge, attitudes, and skill of nutritionist to prevent stunted growth among children in Banyumas regency. This research was a quasy experiment with one group pretest and posttest design. The researcher used purposive sampling technique consisted of 35 people. This research used paired t-test to analyze univariate and bivariate data. The research showed that average score of knowledge increased 3,22%, the average score of attitudes increased 0,66%, and average score of skill increased 66,39% after training program, meanwhile bivariate analyze showed there was no improving knowledge (p = 0,078), there was no improving attitudes (p = 0,657), yet there was improving skill (p = 0,000) before and after training. It suggests to perform another training program to improve knowledge and attitudes toward stunting surveillance.
Kata kunciPelatihan, Surveilans Stunting, Tenaga Gizi
Pembimbing 1ERNA KUSUMAWATI, SKM., M.Si
Pembimbing 2SETIYOWATI RAHARDJO, SKM., MKM
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2015-08-18 20:13:06.509289
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.